Andreas Tepilih Ketua DPC KSPSI Gantikan Wiyono

Editor: Ivan Aditya

KUDUS, KRJOGJA.com – Mantan Ketua Pengurus Cabang Rokok Tembakau Makanan dan Minuman Federasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC RTMM FSPSI) Andreas Hua, terpilih menjadi Ketua Dewan Pimpinan Cabang Konfederasi SPSI (DPC KSPSI) Kabupaten Kudus periode 2020-2025. Andreas dipilih secara aklamasi oleh 46 peserta pemilik hak suara dalam Konferensi Cabang IX (Konfercab) DPC KSPSI setempat yang berlangsung di Gedung Taman Sardi, Desa Kajar Kecamatan Dawe Kudus, Sabtu (18/07/2020).

Terpilihnya Andreas sudah diprediksi sejak awal, setelah dia ditunjuk sebagai Koordinator KSPSI Kudus menggantikan Ketua DPC KSPSI sebelumnya Wiyono dengan akhir jabatan sebenarnya hingga Desember 2020. Namun Wiyono keburu mendapat mosi tidak percaya lebih dari dua per tiga anggota KSPSI pada rapat 19 Februari 2020, dan diminta mundur karena telah melakukan pelanggaran AD/ART.

Wiyono dinilai telah bertindak melebihi kewenangan dengan membuat sejumlah surat pengaduan atas dugaan pelanggaran terhadap pekerja oleh sejumlah perusahaan di Kudus ke pengawas Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Jawa Tengah. Surat pengaduan ditandatangani sendiri dengan mengatasnamakan Rapat pengurus KSPSI, tanpa berkoordinasi dengan PC FSPSI dan Serikat Pekerja Anggota (SPA) Pengurus Unit Kerja (PUK) yang ada di perusahaan.

“Kecurigaan terhadap Ketua DPC KSPSI sebelummya yang sering bertindak sendiri sebenarnya sudah tercium lama, tapi karena tidak ada bukti maka didiamkan saja. Tetapi. begitu ditemukan bukti pelanggaran, sebagian besar anggota KSPSI akhirnya mengajukan mosi tidak percaya,” ujar Sekretaris Panitia Konfercab IX Dipercepat KSPSI Kudus, Moh Makmun.

Sebanyak enam dari 12 PC FSPSI menggelar Konfercab IX Dipercepat untuk memilih Ketua DPC KSPSI baru. Hal itu sudah sesuai ketentuan AD/ART, dimana konfercab dipercepat (semacam konfercablub, red) dapat digelar jika dihadiri minimal empat PC FSPSI. Sedang dari 12 PC FSPSI tercatat, terdapat enam PC FSPSI yaitu PC RTMM, LEM, PPMI, SPTI, KAHUT aktif dan punya anggota, ditambah enam PUK Potensial sehingga sah menggelar konfercab.

“Secara legal formal memang hanya enam PC FSPSI yang surat keputusan (SK)-nya masih berlaku. Jadi Kontercab IX Dipercepat DPC KSPSI Kudus yang kami gelar ini sah sesuai AD/ART,” tegasnya.

Pada pemilihan Ketua DPC KSPSI Kudus dalam Konfercab IX Dipercepat tersebut, terdapat 12 nama yang diajukan enam PC FSPSI. Dua nama dengan suara terbanyak, yaitu Moh Makmun dan Andreas Hua kemudian ditarungkan. Makmun memilih mundur untuk melapangkan jalan Andreas Hua hingga terpilih secara aklamasi menjadi Ketua DPC KSPSI Kabupaten Kudus Periode 2020-2025. Sedang dalam kepengurusan terbaru Moh Makmun menduduki jabatan sebagai Ketua Bidang Organisasi.

Ketua DPC KSPSI Kudus terpilih, Andreas Hua yang sebelumnya menjabat Wakil Ketua Bidang Organisasi, menyatakan terpilihnya dirinya untuk memimpin DPC KSPSI Kudus sudah sesuai AD/ART. “Saya ingin jadikan KSPSI sebagai organisasi yang amanah bagi pekerja dan keluarganya, serta mendukung kelangsungan usaha khususnya di Kabupaten Kudus,” katanya. (Trq)

BERITA REKOMENDASI