Antrean Mengular, Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Vaksinasi Merdeka Candi

Sebelumnya, lanjut Kapolri, Pemerintah telah menerapkan PSBB dan PPKM level 1 sampai 4, hal ini sebagai upaya untuk menekan angka covid-19. Di sisi lain pertumbuhan ekonomi masyarakat, orientasi ekspor, kritikal, dan esesnsial tetap bisa berjalan dengan memenuhi protokol kesehatan.

“Strategi yang lain adalah bagaimana melakukan 3T yang baik mulai dari testing, tracing dan treatmen, langkah ini sedang ditingkatkan di lapangan,” lanjutnya.

Kegiatan ketiga lanjut Kapolri yaitu mengakselerasi kegiatan vaksinasi massal. Presiden Jokowi sebelumnya telah memerintahkan agar target vaksinasi sampai dengan bulan Agustus ini bisa mencapai 2 juta vaksin.

“Dengan mengambil momen yang ada yaitu hari kemerdekaan, diharapkan akselerasi Vaksinasi merdeka candi ini bisa dilaksanakan,” tuturnya.

Vaksinasi Merdeka Candi ini dilaksanakan di seluruh wilayah Jawa Tengah dengan melibatkan tenaga, kesehatan, TNI-Polri dan Pemda. Vaksinasi ini akan menyasar kelompok masyarakat/komunitas seperti mahasiswa dan ormas.

“Jadi hari ini akan kita pantau kalo memang targetnya betul betul bisa dipenuhi 150.000 ini bisa dicapai maka vaksinya kita upayakan untuk bisa ditambah. Yang penting target tersebut terpenuhi, begitu kita lihat tercapai maka vaksin akan kita tambah lagi,” lanjutnya.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menerangkan target yang harus dicapai untuk mencapai herd immunity yaitu vaksinasi 1 juta sehari seperti yang ditetapkan oleh Presiden Jokowi.

“Yang kedua yaitu target positivity rate kita yaitu 5 persen, upaya untuk mencapai ini juga kita sudah laksanakan 3T,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI