Babinsa Dituntut Cakap Komunikasi Sosial

Editor: Ivan Aditya

SEMARANG, KRJOGJA.com – Sedikitnya 150 personil Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kodim 0733 BS Semarang mengikuti kegiatan Peningkatan Kemampuan Komunikasi Sosial di Balai Pertemuan Sudirman Makodim Semarang, Rabu (07/03/2018). Kegiatan yang dibuka Pasiter Mayor Inf Suradi mewakili Dandim 0733 BS Semarang Kolonel Inf M Taufiq Zega ini dimaksudkan untuk meningkatkan kecakapan anggota Babinsa dalam komunikasi sosial (komsos) di wilayah tugasnya masing-masing.

"Kemampuan komunikasi sosial yang baik dibutuhkan dalam membangun sinergitas TNI-Rakyat, sehingga aparatur teritorial dituntut profesionalitasnyaa dalam rangka pelaksanaan tugas pembinaan teritorial di wilayah NKRI,” ungkap Mayor Inf Suradi.

Dalam kegiatan ini Pasiter selaku pemateri menekankan tugas dan peran TNI, pokok-pokok kebijakan Kepala Staf TNI AD, serta netralitas TNI dalam agen Pemilihan Umum Serentak. Sebagai prajurit ditekankan harus memegang teguh Sumpah Prajurit dan Sapta Marga.

Pengabdian tugas bagi bangsa dan negara menjadi hal utama untuk menegakkan dan mempertahankan kedaulatan NKRI. Oleh karena itu sebagai prajurit yang lahir dari rakyat, TNI dituntut untuk menyatu dengan rakyat dalam menguatkan pertahanan rakyat semesta.

“Membangun komsos merupakan cara stategis untuk dalam mewujudkan sinergitas. Dengan terjalinya komsos yang baik, apa keluhan dan kesulitan masyarakat bisa cepat diterima dan ditangani,” jelasnya.

Masalah sosial dan lingkungan misalnya, sering muncul dan terjadi di masyarakat. Dengan terjalinnya komunikasi yang baik antara Babinsa dengan masyarakat, maka semua persoalan yang timbul akan dapat dicari jalan penyelesaiannya.

Selain Pasiter, bertindak sebagai pemateri Kaur Bhakti TNI Kapten Inf Suryanto yang memaparkan beberapa unsur pembinaan masyarakat hingga kegiatan pendukung kemasyarakatan yang sering dilakukan TNI untuk membantu memberdayakan wilayah dan masyarakat. (Cha)

BERITA REKOMENDASI