Babinsa Kodim 0733 BS ‘Roadshow’ Wawasan Kebangsaan ke Sekolah

Editor: KRjogja/Gus

SEMARANG, KRJogja.com – Para pelajar SMA se-Kota Semarang kini mendapatkan pemahaman tentang Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara dari para Babinsa Kodim 0733 BS Semarang melalui berbagai kegiatan, misalnya ekstra kurikuler Paskibraka, Pramuka maupun melalui amanat upacara bendera.

Asupan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara tersebut menurut Dandim 0733 BS Semarang Kol Inf M Taufiq Zega merupakan upaya melandasi generasi muda dengan nilai-nilai cinta tanah air agar menumbuhkan semangat bela negara.

"Bela negara itu tidak saja semangat menghadapi musuh saat perang, melainkan melakukan upaya-upaya yang berdampak positif bagi kepentingan bangsa dan negara. Hidup teratur tidak melanggar aturan dan undang-undang saja merupakan bentuk bela negara. Apalagi hidup dengan mengembangkan sikap-sikap toleransi, menghargai hak orang lain dan saling membantu. Semua ini cermin dari rasa cinta tanah air dan bela negara", ungkap Kol Inf M Taufiq Zega di markasnya, Senin (26/3/2018).

Pada pelajar, Dandim juga menekankan kepada para Babinsanya agar terus memberikan pengertian dan pemahaman tentang pentingnya enjaga arus informasi dan komunikasi massa. Terutama untuk menyikapi maraknya perkembangan berita HOAX. "Generasi muda harus anti HOAX, karena itu generasi muda pegang peranan penting untuk menciptakan informasi yang sejuk, bukan HOAX", Dandim Semarang.

Salah satu kegiatan pendalaman wawasan Kebangsaan dan Bela Negara dilakukan di SMA Kolese Loyola Semarang setiap Senin usai jam sekolah. Para pelajar yang mengikuti ekstra kurikuler Pasibraka mendapatkan pembekalan baris-berbaris militer serta bekal kelas berupa materi Cinta Tanah Air, Pewaspadaan Nasional hingga Bahaya Narkoba. Materi disampaikan Serda Mintono dan Sertu Supriyono anggota Babinsa Koramil Semarang Tengah, pimpinan Mayor Inf Harton SPd.

Menurut Serda Mintono, minat pelajar untuk mengikuti Paskibraka dan Pramuka masih tinggi. Bahkan di di SMA Loyola pun anggotanya Paskibra cukup banyak. Kali ini pelatihan generasi yang baru merekrut hingga 40 pelajar. (Cha)

 

BERITA REKOMENDASI