Bagian Hibah PKKM, Unimus Susun Buku POB MBKM

Editor: Agus Sigit

SALATIGA,KRJOGJA.com – Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) menyelenggarakan kegiatan penyusunan panduan operasional baku (POB) terkait kebijakan Mendikbudristek tentang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Salatiga, Kamis-Jumat (25-27/8/2021) . Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) sebagai penanggungjawab hibah di Unimus menyelenggarakan POB untuk membuat aturan baku kegiatan merdeka belajar di tingkat universitas (Unimus).

Menurut Penangungjawab Lapangan kegiatan Andari Puji Astuti SPd MPd dan Ketua Task Force PKKM Dr Eny Winaryati MPd, pelaksanaan lokakarya merupakan sesi kedua, menyusul sesi pertama beberapa hari sebelumnya berupa kegiatan sharing bersama beberapa pakar universitas yang sudah settle melaksanakan merdeka belajar di antaranya IPB dan Telkom University . Kegiatan lokakarya penyusunan POB ini melibatkan 32 dosen masing-masing prodi baik prodi kesehatan dan non kesehatan yang ada di Unimus untuk membuat panduan operasional MBKM di tingkat Unimus.

“Nanti di sesi ketiga hari Selasa (30/8/2021) dilakukan Focuss Group Discussion (FGD) dengan seluruh mitra kita. Tujuannya untuk menyiapkan mahasiswa mendapatkan hak belajar di luar kampus. Pemerintah saat ini sangat memudahkan mahasiswa belajar di mana saja sesuai passion mereka sebanyak maksimal 60 SKS dan minimal 20 SKS bersama mitra. Supaya jelas aturannya mereka akan mengerjakan apa saja, selama berapa bulan, syaratnya apa saja dan lain sebagainya maka kami buat buku panduannya hari ini. Buku panduan dari Kemendikbudristek sudah ada tetapi sifatnya masih umum sehingga perlu dibuat yang bisa digunakan untuk tingkat Unimus, bisa dipakai untuk semua prodi di Unimus” ujar Andari.

Lebih lanjut menurutnya, kegiatan penyusunan POB merupakan bagian dari hibah Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM). Pada program ini Unimus masuk di liga dua karena memiliki jumlah mahasiswa kisaran antara 3.000 sampai 5.000. Jika lebih banyak dari itu masuk liga satu dengan dana hibah yang lebih besar dan jika kurang dari itu akan masuk liga tiga. Kementrian berharap perguruan tinggi penerima hibah PKKM bisa memfasilitasi kegiatan mahasiswa sebisa mungkin mahasiswa tidak usah membayar lagi.

Sementara itu Ketua Tak Force PKKM Unimus Dr Eny Winaryati MPd menyampaikan kegiatan Lokakarya Penyusunan Panduan Dokumen Operasional Baku (POB), Sesi 2: Penyusunan Dokumen Panduan dan Prosedur MBKM Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) dilakanakan selama 2 hari di Salatiga dengan protokol kesehatan yang ketat.
“Ini kegiatan lokakarya penyusunan buku panduan operasional merdeka belajar kampus merdeka (MBKM). Buku panduan operasional di Dikti ada tetapi sifatnya masih secara keseluruhan atau umum. Buku itu harus diterjemahkan oleh masing-masing kampus sebagai buku pedoman operasional MBKM di masing masing kampus” ujar Dr Eny yang juga Dekan FMIPA Unimus ini.

Menurut Dr Eny, ada 8 buah indikator kinerja utama (IKU) yang harus dipenuhi perguruan tinggi (PT) untuk menjadi bisa bersaing dan berkompetisi serta menjadi PT yang baik . IKU kedua tentang MBKM dan di dalam MBKM ada 8 kegiatan dan bagaimana Unimus akan melaksanakan 8 kegiatan di lapangan, buku panduannya (8 buku pedoman operasional baku atau POB) tersebut sedang disusun tim PKKM untuk nantinya bisa diimplementasikan di Unimus.

“Delapan POB meliputi POB pemberdayaan desa KKN tematik, POB kewirausahaan, POB kampus merdeka mengajar, POB magang bersertifikat, POB penelitian, POB proyek kemanusiaan, POB pertukaran mahasiswa dan POB studi independen. Masing masing POB hari ini mendiskusikan bagaimana kisi kisinya, bagaimana mekanisme yang harus dikerjakan dan lain lain, yang buku POB dari pusat sudah ada tetapi harus diterjemahkan sehingga bisa implementatif di Unimus” ujar Dr Eny.

Lebih lanjut menurut Dr Eny, lokakarya melibatkan para dosen berbagai prodi di Unimus sesuai bidangnya masing masing sehingga nantinya berhasil membuat buku POB yang bisa menjadi pedoman di semua prodi di Unimus baik yang kesehatan maupun non kesehatan. (sgi)

BERITA REKOMENDASI