Banjir Mulai Surut, Anggota Koramil 1 Semarang Masih Siaga

Editor: KRjogja/Gus

SEMARANG, KRJogja.Com – Setelah diguyur hujan selama empat hari sejak Jumat (6/2/2021) malam dan mengakibatkan banjir di seluruh Kota Semarang, akhirnya Selasa (9/2/2021) baru menemukan sinar matahari dan langit cerah. Banjir yang menggenangi kawasan Anjasmoro Kelurahan Tawangsari Semarang Barat pun berangsur surut.

Aparat Babinsa Tawangsari berikut anggota satgas Siaga Bencana Koramil 1 Semarang Barat dipimpin Danramil Mayor Inf Ahmad Mubarok masih sibuk mengevakuasi warga yang rumahnya kebanjiran. Mereka diangkut menggunakan perahu karet keluar dari perkampungan. Selama sehari, tim yang dipimpin Mayor Inf Ahmad Mubarok mampu memgevakuasi 200 orang, terdisi dari anak-anak, kaum wanita dan lansia. Mereka memilih mengungsi karena terkendala air bersih dan pasokan makanan. Sementara para kepala keluarga dan remaja ada yang memilih bertahan di rumah untuk menjaga barang-barang berharga yang tertinggal.

“Kami sudah tekankan kepada warga agar mengungsi, mengingat aliran listrik pada waktu itu (Minggu lalu) dalam kondisi padam. Mereka tak perlu khawatir meninggalkan rumah, karena aparat Koramil dan Polsek akan menjaga dan mematroli rumah-rumah yang ditinggal mengungsi. Namun warga, terutama yang muda-muda memilih tetap tinggal dengan alasan mengamankan barang-barang. Karena itu kami himbau agar tetap berhati-hati dengan instalasi listrik yang ada di masing-masing rumah. Sebab bisa menyebabkan hubungan arus pendek yang bisa saja mengenai penghuni. Meski dijaga mereka, kami pun rutinkan patroli dalam kondisi banjir dan hujan menggunakan perahu karet,” ujar Mayor Inf Ahmad Mubarok.

Pada hari keempat sejak Sabtu, kondisi cuaca Kota Semarang berangsur cerah. Namun sisa-sisa banjir yang masih menggenang terdapat di sekitar Kaligawe dan Genuk.

BERITA REKOMENDASI