Banjir Terus Landa Semarang

Editor: Ivan Aditya

SEMARANG, KRJOGJA.com – Banjir di Kota Semarang masih berlanjut dan tak kunjung surut. Sejak hujan lebat beberapa jam pada Selasa (23/02/2021) sore mengakibatkan banjir di seluruh penjuru kota, masih ditambah curah hujan yang mengguyur pada Rabu (24/02/2021) hingg Kamis (25/02/2021) pagi. Akibatnya genangan banjir tak berangsur surut justru bertambah.

Kawasan Kota Lama Semarang terutama, masih tergenang dan mengakibatkan lalu lintas kendaraan umum terganggu. Banyak warga masyarakat yang sering menggunakan jasa angkutan umum kesulitan mobilitas.

Angkutan bus trans jadi jarang yang mau melintas di kawasan Jurnatan misalnya. Tak hanya bus trans angkutan kota mobil sedang seperti jurusan Banyumanik, Kedungmundu dan Pedurungan pun tak beroperasi melintas Jurnatan karena takut mogok di tengah genangan.

Sunipah (72), seorang nenek yang biasa berdagang di Pasar Pedurungan mengaku susah mencari angkutan kota dan terpaksa berjalan menembus banjir hingga sempat terperosok selokan. Dia mengungkapkan dalam bahasa Jawa bila banjir terjadi susah wong cilik susah. Selain rumah kebanjiran juga susah ke mana-mana karena angkutan umum tidak beroperasi.

Lana (27), karyawan sebuah instansi di kawasan Pelabuhan Tanjung Mas ditemui saat hendak melintas di Jalan Mataram yang terendam banjir 60 cm, mengaku harus kembali ke rumah dan tak masuk kerja. “Untuk menuju pelabuhan rasanya sulit, sebab harus melalui kawasan Kota Lama, sedang kawasan tersebut terendam banjir yang sulit ditembus dengan sepeda motor,” ungkapnya.

Lana sendiri akhirnya menyerah setelah sepeda motor matiknya tak bisa dinyalaka mesinnya karena kemasukan air melalui knalpot. Banjir di Kota Semarang kali ini yang terbesar karena terjadi menyeluruh di beberapa wilayah. Menurut masyarakat diduga karena pembangunan sistem drainase yang gagal. (Cha)

BERITA REKOMENDASI