Bantu UMKM Kendal Ditengah Pandemi, Pengusaha Ini Pasarkan Produk UMKM Di Pabriknya

Editor: Agus Sigit

KENDAL (KRjogja.com) Syamsunar Direktur PT Terryham Proplas Indonesia miris dengan kondisi UMKM di Kabupaten Kendal. Pasalnya sejak pandeni melanda produk mereka tidak terpasarkan dengan baik. Padahal ratusan UMKM bermunculan di Kendal dan semuanya membutuhkan pemasaran produknya. Karenanya mantan jurnalis ini membuat warung dibawah naungan koperasi yang isinya produk UMKM Kendal dengan harapan para tamu yang mengunjungi perusahaan bisa membeli.

Selaon itu pihaknya juga akan mengajak perusahaan di Kawasan Industri Kendal untuk melakukan hal uang sama. Atas idenya ini banyak pelaku UMKM Kendal yang berminat untuk menitipkan produknya, tidak kurang ada 130 UMKM menyatakan minat untuk bergabung.

“Pandemi memang membuat semua sektor mengalami dampaknya, kami pelaku usaha juga sama, meski demikian saya berusaha membantu para pelaku usaha kecil mikroba menengah untuk bangkit dan tetap bertahan, disituasi sulit ini,”ujar Syamsunar.

Jika biasanya sistem yang dijalankan hanya menitipkan produknya dan dibayarkan saat laku terjual, Syamsunar lewat koperasinya memberikan pembayaran 50 persen dan jika barang terjual baru dibayarkan sisanya. “Karena bertujuan membantu membangkitkan perekonomian di tengah pandemi, saya membuay sistem dengan membayar kepada para pelaku umkm yang menitipkan produknya ke kami biar bisa dipakai untuk modal produksi, saya berharap para pengusaha bisa melakukan hal yang sama,”lanjutnya.

Sementara itu Nuraeni salah satu pelaku UMKM, mengaju susah menitipkan produknya di koperasi mikik PT Terryham Proplas Indonesia. Kesulitan yang dihadapi para pelaku UMKM akan teratasi jika para oengusaha bisa mengikuti apa yang dilakukan olah PT Terryham Oroplas Indonesia.

“Kami berterima kasih jepada Pak Syam yang sudah mendirikan koperasi untuk menampung produk kami para pelaku UMKM Ditengah masa Pandemi, akan sangat senang jika ada puluhan perusahaan lain mengikuti jejak yang sama dengan pak Syam,”ujar pemilik usaha aneka produk pisang ini. (Ung)

BERITA REKOMENDASI