Baru 4 Jam Dilaunching, ‘Tilang Elektronik’ Jaring 3.200 Pelanggar di Jateng

Editor: KRjogja/Gus

SEMARANG, KRjogja.com – Electronic traffic law enforcement (ETLE) atau tilang elektronik, Selasa(23-3- 2021) mulai diberlakukan di wilayah hukum Polda Jateng.
Pemberlakuan itu ditandai launching oleh Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Lutfi dengan dihadiri Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di Gedung Borobudur, Mapolda Jateng.

Kapolda mengatakan tilang elektronik ini untuk menilang para pengguna jalan yang melanggar aturan lalu lintas. Sebanyak 21 CCTV dan 6 speedcam sudah dipasang di sejumlah titik wilayah Jateng, untuk merekam atau memotret pelanggar.

“Penegakan hukum dengan sarana elektronik ada 27 titik, yang akan ditingkatkan menjadi 50 titik. Dengan adanya ETLE, selain mendukung program Kapolri, juga mendidik masyarakat kita jaga diri di aspek pelanggaran lalulintas,” ungkap Luthfi.

Pucuk pimpinan jajaran Polda Jateng menyebutkan pemberlakuan ETLE ini bertujuan untuk menghindari interaksi anggota Polri dengan masyarakat. Apalagi saat pandemi Covid-19 sekarang ini, masyarakat tidak kontak langsung dengan anggota.Selain itu, juga untuk menyadarkan masyarakat agar selalu mematuhi aturan lalu lintas.

Disebutkan, pelanggaran yang dimaksud adalah tidak memakai helm, melanggar marka, tidak pakai safety belt (sabuk pengaman), pakai handphone saat berkendara, dan melawan arus. Selain itu, pengendara yang menerobos lampu merah, ugal-ugalan dan melebihi batas kecepatan maksimal yakni 80 km per jam juga akan ditindak.

BERITA REKOMENDASI