Bawaslu Turun Tangan Usut Mahar Politik Pilkada Semarang

Editor: KRjogja/Gus

SEMARANG, KRJOGJA.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Semarang mengusut dan menelusuri adanya dugaan praktik mahar politik dalam Pilkada Kabupaten Semarang 2020 yang disuarakan DPD Partai Nasdem.

Ketua Bawaslu Kabupaten Semarang Muhammad Talkhis dihubungi Krjogja.com, mengatakan langkah Bawaslu menggelar rapat pleno pada Selasa (11/08/2020) menyikapi masalah dugaan mahar politik berdasarkan pemberitaan di media massa.

“Dari hasil rapat pleno pagi,disepakati melakukan penelusuran sebagaimana diatur dalam Undang-undang nomor 10 tahun 2016,” tandas Muhammad Talkhis.

Menurutnya, proses penelusuran yang dilakukan Bawaslu adalah bisa menggunakan kewenangan dengan mengundang orang atau turun ke lapangan mencari kebenaran adanya dugaan mahar politik tersebut. “Kami akan mencari bukti selama tujuh hari,” katanya.

Ia menambahkan, karenanya Bawaslu memutuskan jalur penelusuran sampai 7 hari apakah bisa menemukan bukti atau tidak. “Kalau ada pihak yang berkompeten akan melaporkan masalah ini secara resmi, Bawaslu akan terbuka,” tukasnya.

Wakil Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Semarang, Suyana yang juga juru bicara 12 DPC Nasdem mengatakan dalam waktu dekat pihaknya akan melaporkan masalah dugaan mahar politik ini ke Bawaslu. “Tentu saya akan melaporkannya ke Bawaslu,” tandas Suyana. (Sus)

BERITA REKOMENDASI