Bea Cukai Dan AL Gagalkan Penyelundupan Pakaian Bekas dari Malaysia

Editor: KRjogja/Gus

SEMARANG, KRJOGJA.com – Tim gabungan dari Kanwil Bea Cukai Jateng DIY, TNI AL (Lanal Semarang) dan KPPBC Semarang berhasil menggagalkan penyelundupan pakaian bekas(ballpress) dari Malaysia. Penyelundupan pakaian bekas sebanyak 537 koli dan 5800 roll tekstil.yang dibongkar di luar pelabuhan darah Kendal itu nyaris lolos karena sebagian dari kapal telah dibongkar dinaikkan truk.

Namun,berkat kecepatan pergerakan tim gabungan sampai lokasi membuat penyelundup gigit jari.Awalnya kami mendapatkan informasi intelijen tentang adanya kegiatan pembongkaran barang yang berasal dari luar daerah Pabean di Pelabuhan Kendal yang bukan merupakan Kawasan Pabean”, ungkap Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jateng DIY Tri Wikanto kepada wartawan, Jumat(5/2) di Pelabuhan Rakyat Tanjung Emas, Semarang.

Sebelum aksi penyelundupan pakaian bekas maupun tektil dari negara jiran terbongkar, menurut Tri Wikanto pihaknya pekan lalu,Rabu(27/1) sore memperoleh informasi ada kapal melakukan bongkar muat barang di luar pabean di perairan daerah Kendal. Atas informasi segera ditindak lanjuti dengan membentuk tim gabungan Bea Cukai, KPPBC dan TNI AL(Lanal Semarang). Kemudian tim bergerak cepat menuju ke tempat sasaran.Tim menjumpai adanya kesibukan di luar pabean adanya bongkar muat barang dari kapal (KLM) Hikmah Jaya 3 ke kendaraan angkutan barang truk. Jumlah truk yang terlihat ada dua unit.

Dengan kehadiran petugas gabungan, kesibukan bongkar muat terhenti.Tim gabungan memanggiil nahkoda. Pihak naakosa semula mencoba berkelit bahwa barang bawaan dari luar negeri. Namun, sang nahkoda dari hasil pemeriksaan tidak dapat menunjukkan dokumen. “Nahkoda ternyata tidak dapat menunjukkan dokumen legalitas atas kegiatan maupun atas barang yang dimuat”, tuturnya.

BERITA REKOMENDASI