Bea Cukai Kudus Sita Rokok Bodong Senilai Rp 860 Juta

Editor: Ivan Aditya

KUDUS, KRJOGJA.com – Tim intelijen dan penindakan (Inteldak) Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Kudus berhasil menyita 1.197.325 batang rokok bodong tanpa pita cukai jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM), 76 kilogram tembakau iris, serta 33.167 keping pita cukai palsu. Total nilai barang yang disita mencapai Rp 860.267.375, dengan potensi kerugian negara sebesar Rp 443.770.250.

Kepala KPPBC Tipe Madya Kudus Iman Prayitno mengatakan, penindakan terhadap rokok ilegal tersebut dilakukan di empat lokasi berbeda di wilayah Kudus dan Jepara dalam waktu berturutan.

"Dengan tambahan empat kasus baru, tim inteldak telah melakukan 18 kali penindakan selama triwulan pertama 2018,” ujarnya, melalui Kasi Penyuluhan dan Layanan Informasi (PLI) KPPBC Kudus Dwi Prasetyo Rini, Jumat (16/03/2018).

Jika dihitung total rokok ilegal yang disita dari hasil penindakan 2018, mencapai 4.731.325 batang. Sedang jumlah tembakau iris seberat 4.352 kilogram, dan pita cukai palsu sebanyak 38.024 keping. Nilai total barang sebesar Rp 3,555 miliar, dengan potensi kerugian negara yang dapat diselamatkan mencapai Rp 1,844 miliar.

Kasi Inteldak KPPBC Kudus Indra Gunawan menegaskan, pemberantasan rokok ilegal akan terus diintensifkan. Dalam penindakan selama tiga hari di pertengahan Maret ini, pihaknya berhasil menggagalkan pengiriman 280.000 batang rokok ilegal di Jalan AKBP Agil Kusumadya Kudus.

Barang senilai Rp 148.720.000 diangkut mobil Toyota Avanza K 9051 BL dari Jepara, dan akan dikirim ke luar kota melalui ekspedisi di kawasan Jekulo Kabupaten Kudus. Dua orang yang diduga akan menerima barang berinisial KH (31) dan I (36), serta sopir kendaraan NT (36) dan kernetnya JT (32) ikut diamankan.

Pihaknya juga melakukan penindakan secara berturut- turut di tiga gudang produksi terpisah di Desa Telukwetan Kecamatan Welahan Jepara. (Trq)

BERITA REKOMENDASI