Beberapa Pejabat Negara Berhasil Dilepaskan Dari Penyekapan

SEMARANG, KRJOGJA.com – Satuan Penanggulangan Teror (Gultor) Yonif Raiders 400 Banteng Raiders, Jumat (16/6/2017) sekitar pukul 5.30 WIB mampu menguasai dan membebaskan sandera di gedung Lawang Sewu Semarang. Sementara teroris penyandera yang meloloskan diri dalam serbuan pertempuran jarak (PJD) berhasil dilumpuhkan setelah aksi pengejaran hingga depan Wisma Perdamaian yang berjarak sekitar 200 meter.

Penyerbuan obyek yang dikuasai teroris dan menyandera beberapa 'pejabat negara' ini merupakan simulasi dalam latihan rutin pemantapan Tim Gultor Yonif Raider 400 Banteng Raider di bawah pimpinan Komandan Batalyon Letkol Inf Arfan Johan Wihananto.

"Latihan ini merupakan pemantapan dan menjaga kesiapan prajurit kami untuk menanggulangi aksi teror dan penyanderaan. Sesuai perintah Panglima, kami diminta selalu siap bila dibutuhkan. Kapan saja dan dimana saja", tegas Letkol Inf Arfan Johan Wihananto usai menyaksikan simulasi.

Simulasi Operasi Pembebasan Sandera dan Penanggulangan Teroris ini berlangsung dalam hitungan tak lebih 15 menit. Serbuan pasukan berseragam hitam-hitam begitu cepat datang ke sasaran dan langsung menuju tempat penyanderaan sambil memberondong tembakan ke arah penyandera. Beberapa teroris yang berhasil meloloskan diri dan menyandera seorang 'pejabat negara' langsung dikejar oleh pasukan mengendarai trail. Tembak-tembakan antara teroris dengan pasukan Gultor tak terelakkan.

Mobil PJD yang ditumpangi 10 personil Gultor akhirnya dapat menghadang bus dengan mengarahkan moncong senjata otomatis kaliber 12,7 mm ke arah bus.

Beberapa pasukan mengepung bus dan melepaskan tembakan dari pistol. Beberapa penyandera tewas dan seorang sandera dapat diselamatkan. Pasukan Gultor meninggalkan bus penyandera yang kacanya hancur berantakan karena dihujani tembakan (Cha)

 

BERITA REKOMENDASI