Begini Cara Selamat di Daerah Operasi Militer

SEMARANG, KRJOGJA.com – Operasi militer baik misi perang maupun non perang pasti bisa mengundang akibat yang bisa saja menakutkan atau tak dikehendaki prajurit. Oleh karena itu banyak pengalaman yang dialami prajurit menjadi bahan wejangan untuk menghindari kisah-kisah menyedihkan berulang.

Setidaknya Yohanes Soetiman (80), purnawirawan KKO TNI AL ini punya pengalaman yang berguna ditularkan pada prajurit-prajurit muda yang hendak bertugas ke luar daerah agar bisa sukses mengemban tugas dan pulang dengan selamat.

“Sering ada prajurit yang kena celaka, misalnya tertembak musuh, senjatanya sendiri meledak, atau bahkan kecelakaan lain seperti terkena ledakan bahan peledak yang dibawa. Semua kejadian percaya atau tidak percaya bisa karena sikap diri sendiri selama dalam penugasan. Saat berangkat penugasan, semua orajurit harus bersih hati dan pandai menjaga diri untuk tidak melawan apa yang dilarang Tuhan, misalnya melakukna tindak asusila, mencuri atau merampas barang milik orang lain, hingga melanggar adat istiadat wilayah penugasan. Percaya atau tidak nyatanya banyak orang celaka akibat melanggar ketentuan ini. Pesan saya untuk prajurit-prajurit muda, jangan sampai berhubungan dengan wanita sembarang di daerah operasi, apalagi sampai meninggalkan luka atau melanggar adat etika setempat. Juga jangan sampai menggunakan kekuasaan di wilayah perang atau operasi untuk mendapatkan barang dengan cara-cara tidak halal. Ingat karma di medan operasi itu akan ada dan bisa mempengaruhi keselamatan,” kata Soetiman.

BERITA REKOMENDASI