Bejat! Modus Menyatukan Raga, Dukun Cabul Perdaya 9 Gadis ABG

Editor: KRjogja/Gus

SEMARANG, KRJOGJA.com – A alias En (39), seorang duda tiga orang anak tidak lagi bebas memperdaya para gadis remaja. Berlagak sebagai dukun dapat menerawang tubuh orang lain, Kamis (26/11) dijebloskan di sel Polda Jateng, dituduh telah berbuat jahat mengumbar nafsu mencabuli para korban yang berusia di bawah umur. Warga kawasan Tawang Mas Semarang itu dibekuk dalam suatu penggrebekan di Boja Kendal.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar pada gelar kasus, Kamis(26/11) sore di kantor Dit Reskrim Um, jalan Pahlawan Semarang mengatakan terungkapnya ulah bejat En yang berpindah pindah dari Semarang ke Boja Kendal bermula dari laporan orang tua korban.

Dari hasil penyilidikan ternyata korban ulah En sebagai dukun palsu tidak cuma seorang gadis remaja. Tetapi, tersangka yang oleh para korban lebih beken dipanggil ayah beraksi sejak tahun 2018 memangsa korbannya sedikitnya 9 gadis remaja diantaranya dari Semarang dan Boja Kendal. Para korban berusia antara 13-15 tahun.

Menurut Kabid Humas tersangka dalam aksinya,sekaligus untuk menyalurkan nafsu birahi selalu menakut nakuti korban. Dan, untuk menghilangkan pengaruh jahat yang menempel pada tubuh korban harus dilakukan dengan syarat Menyatukan raga yakni korban harus mau disetubuhi pelaku.

Perbuatan tak senonoh antara pelaku dengan korban dilakukan berulang kali baik di kamar mandi rumah korban, di kebun maupun di tempat kos kosan.

BERITA REKOMENDASI