Beli Sayur Petani untuk Dibagikan Kepada Warga Terdampak Corona

Editor: Ivan Aditya

KENDAL, KRJOGJA.com – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memprogramkan Jogo Tonggo sebagai langkah antisipasi ditengah pandemi Covid 19. Saat program diluncurkan Ganjar memandang tidak akan pernah cukup bantuan dari Pemerintah untuk masyarakat.

Hal itu dilakukan Lembaga Amal Zakat Al Ihsan Jateng (Lazis Jateng) yang merupakan salah satu upaya menjaga tetangga atau Jogo Tonggo. Dengan mendapatkan donasi lewat lumbung pangan Lazis Jateng, ada dua kelompok masyatakat yang disasar yaitu kelompok petani dan masyatakat yang terdampak Covid 19 dengan direalisasikan dalam membentuk warung sedekah.

Direktur Penyaluran, Didin Pathudin dan LAZ Al Ihsan Jateng, Kaji Dampak saat mmembeli sayur dari Petani di Limbangan Kendal sekaligus membuka warung sedekah sebagai realisasi dari program lumbung pangan, Jumat (23/10/2020). Ia mengatakan sasaran yang dituju adalah petani dan masyarakat terdampak yang saat ini dapurnya sudah tidak terisi sayur mayur lagi.

“Program yang kami laksanakan dalam menyalurkan zakat adalah lumbung pangan dengan menggunakan mobil warung sedekah kami menyalurkan sayur yang kami beli langsung dari petani dan memberikan kepada masyarakat yang saat ini terdampak pandemi,”ujar Didin.

Setiap jumat Lazis Jateng membagikan 300 paket sayutran kepada masyatakat. Kegiatan ini secara serentak juga di laksanakan di 15 Cabang Lazis di Kabupaten Kota.

Junariyah petani dari Desa Gondang Limbangan mengaku senang karena sayurannya di beli dengan harga yang pantas meski belum standar. Sayuran Jipang yang ditanamnya hargai Rp 1.500 per biji untuk kegiatan Lazis, biasanya di masa pandemi harganya Rp 300 – Rp 500 padahal normalnya sampai Rp 3.000. (Ung)

BERITA REKOMENDASI