Bendungan Blimbing Diperbaiki, Irigasi 1000 Hektar Lahan Sawah Di Lima Desa Di Kendal Kembali Lancar

Editor: Agus Sigit

KENDAL, KRjogja.com – Bendungan Blimbing yang berada di Desa Blimbing Kecamatan Boja mengalami kerusakan dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Akibatnya debut air yang seharusnya bisa memenuhi kebutuhan 1000 hektar lahan sawah hanya bisa memenuhi 350 hektar saja. Kerusakan berupa lubang sedalam 2 meter pada bendungan dan diketahui warga saat air debitnya berkurang. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Kendal kemudian meneruskan laporan dan mengajukan ke Kementrian PUPR agar Bendungan segera diperbaiki.

Dengan anggaran sebesar Rp. 3,6 Miliar dari pusat bendungan diperbaiki.Bupati Kendal Dico Ganinduto saat mengunjungi proyek perbaikan Bendungan Blimbing Rabu (11/8) menjelaskan bahwa bendungan ini sebelumnya mengairi 1000 hektar sawah dan karena ada kerusakan sehingga hanya bisa mengairi sawah pada lahan seluas 350 hektar.

“Dengan perbaikan Bendungan ini diharapkan bisa kembali mengairi sawah seluas 1000 hektar dan bahkan bisa lebih, dengan demikian tidak ada lagi kekurangan air atau pembagian yang tidak merata,”ujar Dico. Dana bantuan dari pemerintah pusat tersebut selain untuk memperbaiki kerusakan bendungan juga untuk memperbaiki saluran irigasi.

“Selain bendungan juga saluran irigasi akan diperbaiki agar pasokan air ke sawah lancar dan tidak ada gangguan dalam distribusi air ke sawah,,”lanjutnya.

Kepala Desa Blimbing Sutrisno menjelaskan selama dua tahun ini lima desa kebutuhan air sawah tidak lancar karena ada kerusakan pada bendungan. “Ada lubang sedalam 2 meter dan kami kawatir jika ada longsor maka air tidak bisa mengalir dan terjadi kekeringan di lima desa dibawahnya, “ujar Sutrisno.

Sebut air subgan blimbing ini stabil sehingga tidak pernah ada kekeringan, saat ada kerusakan warga kawatir jika ada longsor dan menutupi saluran irigasi. (Ung)

BERITA REKOMENDASI