Besok, John Manoppo ‘Pahlawan JLS Salatiga’ Dimakamkan

SALATIGA, KRJOGJA.com – Mantan Walikota Salatiga periode 2007-2011, John Manuel Manoppo meninggal di LP Kedungpane Semarang, Minggu (29/7) malam sekitar pukul 19.00. Direncanakan jenazah John dimakamkan di TPU Kecandran Kota Salatiga, pada Rabu (1/8) besok. 

Almarhum meninggal saat menjalani hukuman dalam kasus dugaan korupsi proyek Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga. John Manoppo sempat dijuluki ‘Bapak JLS Salatiga’. Tanpa keberaniannya, tidak akan ada JLS yang kini banyak memberi kehidupan warga masyarakat.

John Manuel Manoppo juga alumni FH UKSW Salatiga dan pernah menduduki kursi sejumlah jabatan di Pemkot Salatiga dan terakhir menjadi Walikota Salatiga. Jenazah disemayamkan di rumah duka Kompleks Perumahan Taman Mutiara, Tingkir Salatiga selama dua malam dan akan ditransitkan pula di Kantor Pemkot Salatiga.

"Menurut informasi yang kami terima, jenazah Pak John akan disemayamkan pula di kompleks Kantor Pemkot Salatiga sebelum dimakamkan di TPU Daerah Kecandran Salatiga. Makanya kami ini persiapan untuk menyambut jenazah mantan walikota,” ujar Sukardi petugas Bagian Umum Pemkot Salatiga kepada KRjogja.com, Senin (30/7).

Rumah duka mantan walikota, John Manuel Manoppo di Perumahan Taman Mutiara di Tingkir Salatiga, Senin (30/7) sejak pagi dipenuhi pelayat yang berdatangan untuk ikut belasungkawa ke istri, Rosa Darwati dan keluarganya.

"Pak John Manoppo adalah tipe pemimpin yang berani demi kesejahteraan warganya. Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga tidak akan ada tanpa keberanian John Manoppo. Sekarang JLS menjadi kawasan ekonomi dan bisa menghidupi warga masyarakat yang berusaha di kawasan tersebut,” tandas Ucok Kuncoro eks pejabat teras Pemkot Salatiga kepada wartawan, Senin (30/7). (Sus)

BERITA REKOMENDASI