Budi Karya Minta Polda Jateng Tertibkan Balon Udara

Editor: Ivan Aditya

SEMARANG, KRJOGJA.com – Kementerian Perhubungan meminta bantuan Polda Jawa Tengah untuk menertibkan warga yang menggelar tradisi Syawalan dengan menerbangkan balon udara karena dapat membahayakan lalu-lintas penerbangan. Permintaan ini disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau arus balik di Stasiun Poncol Semarang, Kamis (29/06/2017).

Menurut Budi, balon udara yang diterbangkan dapat mengganggu navigasi dan pandangan pilot. Selain itu, juga berpotensi tersangkut di badan pesawat sehingga dapat membahayakan penerbangan.

"Penerbangan balon udara tersebut seharusnya tidak boleh karena dapat mengganggu penerbangan. Kami meminta bantuan aparat kepolisian untuk menertibkan dan mengingatkan warga,” kata Budi di Semarang.

Menhub mengatakan harus ada peninjauan terlebih dahulu untuk kegiatan menerbangkan balon di masa mendatang. Sejumlah hal yang harus dipertimbangkan adalah waktu dan tempat untuk menerbangkan balon udara tersebut.

"Tahun depan akan kita kaji lagi. Kita carikan tempat yang ketinggiannya baik, sehingga tidak mengganggu, waktunya juga yang pas. Malah bisa dijadikan agenda wisata," tambah Budi. (*)

BERITA REKOMENDASI