Bupati Dico Imbau ASN Borong Telur

Editor: Agus Sigit

KENDAL, KRjogja.com – Harga telur yang kian anjlok membuat para peternak nyaris gulung tikar. Pasalnya pendapatan dengan penghasilan tidak seimbang, hal ini merupakan dampak dari kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Ketua Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat (Pinsar) Jateng, Suwardi saat bertemu usai acara peringatan Hari Kesaktian Pancasila Jumat (1/10) mengatakan saat ini kerugian petani sangat besar, dengan produksi 350 ton produksi telur di Kabupaten Kendal, kerugian per kilogramnya mencapai Rp 5rb.

“Kerugian kami setiap kilogramnya sebesar Rp 5ribu dan produksi mencapai 350 ton, bisa dibayangkan sangat besar dan membuat kami peternak nyaris gulung tikar,”ujar Suwardi.

Suwardipun mengadu ke Bupati Dico Ganinduto, karena produksi telur di Kabupaten Kendal ini cukup tinggi. Beberapa usulan dobeeikan Suwardi seperti pemakaian telur dalam setiap paket bantuan kepada masyarakat dan pembelian telur bagi Para ASN.

“Kami mengharapkan ada pembelian telur untuk paket bantuan dan juga imbauan kepada para ASN agar membeli telur agar kami bisa terbantu, karena dampak kebijakan PPKM cukup besar bagi keberlangsungan usaha kami,”lanjutnya.

Sementara itu Bupati Kendal Dico Ganinduto akan membantu para peternak yang ada di Kabupaten Kendal. Pihaknya akan menghimbau dan bahkan akan membuat Surat Edaran agar semua bantuan ada unsur telurnya dan kepada para ASN untuk bisa mengkonsumsi telur lebih banyak.

“Saya akan bantu para peternak dengan menerbitkan SE untuk himbauan mengkonsumsi telur bagi ASN dan menyertakan telur dalam paket bantuan yang dibagikan ke masyarakat,”ujar Dico. (Ung)

BERITA REKOMENDASI