Bupati Minta Penyandang Disabilitas Tak Dikucilkan

Editor: Ivan Aditya

GROBOGAN (KRjogja.com) – Bupati Grobogan, Sri Sumarni mengaku prihatin masih ada yang menganggap penyandang disabilitas menjadi beban. Bahkan masih ada sebagian masyarakat mengucilkan mereka.

“Seharusnya penyandang disabilitas tidak boleh menjadi beban, apalagi dikucilkan. Mari kita bantu saudara-saudara kita agar bisa berkarya dan hidup produktif seperti warga lain,” pinta bupati usai acara penyerahan bantuan kaki dan tangan palsu kepada penyandang disabilitas di pendapa kabupaten, Rabu (03/08/2016).

Bantuan berupa 8 kaki palsu, 2 tangan palsu dan 1 alat penyangga tangan (brisk). Penyaluran bantuan pada penyandang disabilitas ini merupakan kerja sama antara Dinsosnakertrans Grobogan dengan Paguyuban Rantau Grobogan (PRG) Korcab Semarang dan Masyarakat Peduli Penyandang Disabilitas (MPPD) Bantul Yogyakarta.

Dijelaskan Tatag, persoalan ketimpangan sosial juga menjadi pekerjaan rumah Pemkab Sragen. Sekda mengajak generasi muda agar membangun jiwa dan badannya seperti yang diamanatkan para pendiri bangsa dalam lagu Indonesia Raya. "Kami berharap angka kemiskinan Sragen di bawah nasional dan di bawah Jawa Tengah. Setidaknya kami terus berupaya menekan angka kemiskinan," jelasnya. (Tas)

BERITA REKOMENDASI