Bus Asal Jatim Lolos ke Jateng, Polda Jateng Protes

SEMARANG, KRJOGJA.com – Direktur Lalu Lintas Polda Jateng Kombes Pol Rudy Syafirudi melayangkan surat protes ke Pemprop Jatim akibat banyaknya bus yang lolos dan masuk ke Jateng.

“Seharusnya hal ini tidak terjadi dan di perbatasan Jawa Timur masuk Jawa Tengah, agar di perketat di perbatasan wilayah Jatim. Jangan sampai di wilayah Jateng di perketat, namun di daerah lain meloloskan bus bus tersebut”, ungkapnya.

Rudy menyebutkan Pos Pam yang didirikan di wilayah Jawa Tengah berjumlah 31 pospam, Namun saat ini berubah menjadi pos penyekatan. Sehingga kini penyekatan yang awalnya berjumlah 14 telah menjadi 71 penyekatan di dalam kota.

“Hal ini terkait banyaknya bus bus dari Jawa Timur yang masuk ke terminal di Kabupaten Wonogiri wilayah Jawa Tengah, tanpa menggunakan protokol kesehatan, jadi kami mohon kepada rekan rekan dari daerah lain, saya minta terminal di cek keseluruhannya, termasuk surat bebas Covid dan surat surat lainnya,”, tuturnya.

DirLantas Polda Jateng juga menyesalkan bahwa kejadian kemarin terkait bus bus dari luar yang masuk ke terminal wonogiri, hampir semuanya tidak ada yang melakukan tes Swab Covid 19. Adanya kejadian ini, Ditlantas Polda Jateng akan mengambil sikap tegas kepada bus bus luar daerah yang masuk ke Jateng.

“Jika hal ini terjadi lagi, kita akan mengambil langkah tegas dengan memutar balik kendaraan kendaraan dari luar Daerah Jawa Tengah. Hal ini Sesuai perintah dari Kapolda Jateng dengan kejadian kemrin di wonogiri”, tuturnya.

Dia mengkhawatirkan apabila pihak dari luar daerah perbatasan meloloskan kendaraan dan bus bus dari pemudik hingga masuk kejateng, maka akan menjadi cluster Covid 19 di Jateng, hal ini dapat membahayakan masyarakat. Oleh sebab itu, Polda Jateng menambah penyekatan di 71 titik dan lebih diperketat untuk masuk ke Jateng. (Cry)

BERITA REKOMENDASI