Bus Wisata Stikubank ‘Melorot’ di Bandungan, Satu Mahasiswa Tewas

Editor: KRjogja/Gus

SEMARANG, KRJOGJA.com – Kecelakaan terjadi di Jalan raya Sumowono-Bandungan, tepatnya di Dusun Karanglo, Desa Kenteng, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Minggu (7/10). Bus pariwisata PO Dana Perkasa nopol H 1521 BA terguling karena tidak di jalan menanjak. Satu penumpang tewas, Iftah Faizzatin (19) warga Watubengkah RT 04 RW 02, Desa Gelang, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara.

Kecelakaan tunggal ini berawal bus pariwisata yang dikemudikan Sawilan (40) warga Kota Semarang melaju dari arah Sumowono menuju Bandungan. Saat melintas di jalan menanjak di daerah Karanglo, bus yang ditumpangi sejumlah mahasiswa  Universitas Stikubank Semarang tersebut, tidak kuat menanjak dan akhirnya melorot berjalan mundur.

Kernet bus, Jumriyanto (54) warga Semarang Tengah, Kota Semarang turun dan berusaha menghentikan laju bus berjalan mundur dengan mengganjal roda belakang menggunakan balok. Upaya tersebut gagal dan bus terus berjalan hingga akhirnya terguling..

“Bus tidak kuat menanjak. Kernet sudah berusaha menghentikan bus dengan mengganjal roda belakang. Tapi bus tetap mundur dan akhirnya terguling. Satu penumpang meninggal," ujar beberapa warga di lokasi kepada wartawan.

Kanitlaka Satlantas Polres Semarang, Ipda Wardoyo kepada KR mengatakan kecelakaan ini dikaibatkan bus tidak kuat menanjak saat berjalan di jalan menanjak jalur Sumorono-Bandungan. “Korban satu orang meninggal adalah mahasiswa Unisbank Semarang yang tergencet bodi bus. Kami sudah melakukan evakuasi terhadap kendaraan bus yang mengalami kecelakaan tunggal ini. Baik korban yang meninggal maupun luka ringan dibawa ke RSUD Ambarawa,” ujar Wardoyo, Minggu (7/10). (Sus)

 

BERITA REKOMENDASI