Ceramah Dari Liang Kubur, Gus Muz Ingatkan Bahaya Komunis

SEMARANG KRJOGJA.com – Uztaz M Muzammil MZ dari Bengkulu, Kamis (28/09/2017) malam membuat penasaran hampir 15 ribu jamaah pengajian yang memadati lapangan Kridasana Kandri Gunungpati Semarang. Ustaz yang akrab dipanggil Gus Muz ini menyampaikan dakwah pengajian dan mengingatkan warga masyarakat akan bahaya laten komunis dari dalam kubur.

Gus Muz sebelum berdakwah memohon kepada ribuan hadirin untuk mendoakan dan mengikhlaskan dirinya jikalau Allah SWT berkehendak malam itu juga 'dipanggil' menghadap NYA. Sontak semua hadirin yang kaget pun ikut hanyut dalam doa-doanya. Kemudian Gus Mus tidur terlentang dan dibalut kain kafan layaknya jenazah. Beberapa jamaahnya pun melaksanakan tatanan sebagaimana mengurus jenasah. 

Setelah dikafani, Gus Muz kemudian diadzani dan dimasukkan ke dalam keranda dan diusung ke liang lahat yang telah disiapkan. Tak lama tubuh yang telah dibungkus kafan tersebut dihadapkan kiblat, ditutup papan dan kemudian diurug serta dipasang kayu nisan bertuliskan USKUB (Ustad Kubur) M Muzzamil MZ lengkap dengan tanggal mengisyaratkan tanggal kematian 28-9-2017. 

Hanya ada celah kecil tempat lewat kabel microphone yang menghubungkan amplifier dengan liang lahat tempat Guz Muz bermukim. Tak lama berselang suara Gus Muz belum juga terdengar. Hanya suara nafas yang tersendat dan ada sedikit sengal. Suara salam lirih kemudian terdengar dan disambut lega para jamaah.

Dari dalam kubur, Gus Muz mendoakan bangsa Indonesia agar selamat dari gangguan yang ingin memecah belah bangsa. Kemudian dia mendoakan para pemimpin, diantaranya Presiden Joko Widodo, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dan semua pejabat lainnya. Doanya agar Allah SWT selalu melindungi semua pemimpin dan dihindarkan dari sikap saling membenci dan mudah diadu domba. Tak lupa juga mendoakan dua kekuatan besar, TNI dan Polri agar selalu rukun dan bersatu menjaga kedaulatan NKRI.

"Kami tidak ingin ada pihak-pihak yang ingin mengobok-obok negeri kami Ya Allah, hindarkan kami dari perpecahan. Lindungi kami dari bahaya laten komunis yang ingin memorak porandakan negeri ini dengan cara menebar fitnah, kebencian dan mengadu domba. Sadarkan lah mereka agar kembali di jalan yang benar, agar selalu mengingat ajaran MU untuk saling mengasihi dan menyayangi. Lindungilah TNI dan Polri kami ya Allah, agar selalu dicintai dan bisa mengayomi masyarakat. Bersatu dan kompak menjunjung kedaulatan NKRI", ucap Gus Muz dalam doanya. (Cha)

BERITA REKOMENDASI