Cita-cita Belum Terealisasi, Ketua LVRI Kota Semarang Tutup Usia

SEMARANG, KRJOGJA.com – Semarang berduka, setelah kehilangan Ketua DPC LVRI (Legiun Veteran RI) Kota Semarang, Kol Inf (Purn) Hary Widodo SIP pada Senin (29/7/2019) malam tutup usia di RS Elisabeth Semarang karena sakit. 

Mantan Waaslog Kodam IV Diponegoro setelah memimpin organisasi legiun veteran di Kota Semarang begitu gigih memikirkan Kota Semarang agar mengangkat kembali nilai-nilai heroisme perjuangan masyarakat semarang dalam mempertahankan kemerdekaan, terutama kisah sejarah pertempuran 5 hari.

Bahkan menurut beberapa rekan veteran, Yohanes (80), Hary Widodo punya cita-cita dan harapan agar Kota Semarang mengangkat kisah heroik Pertempuran 5 Hari Semarang agar menjadi bagian dari pendidikan sejarah di sekolah-sekolah sebagai muatan lokal. Disamping itu pemerintah perlu mengangkat tokoh-tokoh pelaku yang layak dionobatkan sebagai pahlawan pejuang pertempuran melawan penjajah Jepang tersebut.

"Cita-cita itu sayangnya belum terwujud, karena beliau keburu dipangging Sang Khaliq," ungkap purnawirawan Kipam TNI AL yang terlibat konfrontasi dengan Malaysia tersebut. 

Cita-cita tersebut bahkan pernah juga disampaikan kepada Pramuji, Wakil Ketua DPD Golkar Kota Semarang. Bahkan Hary Widodo ingin Pemerintah Kota Semarang menandai titik lokasi bersejarah pada saat Pertempuran 5 Hari Semarang dengan membangun monemun, meski kecil namun tertulis bahwa di tempat tersebut pernah terjadi aksi heroik rakyat Semarang. Tujuannya agar kisah tersebut abadi dan diketahui setiap warga Semarang. 

"Harapan beliau, kisah tersebut bisa menginspirasi dan membentuk karakter daya juang generasi depan Kota Semarang. Akhir-akhir ini sebelum beliau meninggal pun selalu intens mengajak diskusi saya akan hal tersebut. Semoga ini bisa ditangkap Walikota Semarang sebagai masukan positif membina dan membentuk warga Semarang yang dikenal patriotis," papar Pramuji yang juga anak Veteran saat ikut melayat dan mengantar ke TMP Giri Tunggal Semarang. (Cha)

BERITA REKOMENDASI