Dana Rp 20 M Cair, RSUD Siap Bangun 4 Ruang Operasi SI

Editor: KRjogja/Gus

SALATIGA, KRJogja.com – Manajemen Rumah Sakit Daerah (RSUD) Salatiga digelontor anggaran dari APBD Salatiga 2020 senilai Rp 13 miliar untuk membantu membangun 4 ruang operasi standar internasional (SI). Ruang ini anti terbakar dalam waktu dua jam.

Wakil Direktur RSUD Salatiga, Listyono dihubungi KRJogja.com menjelaskan pihaknya mendapat bantuan dari APBD 2020 yang telah disetujui DPRD pada Rabu (27/11) lalu untuk membangun ruang operasi. Anggaran untuk membangun 4 ruang operasi berstandar internasional (SI) besarnya Rp 20 miliar.

“Dan ini berasal dar APBD 2020 dibantu Rp 13 miliar sedangkan kekuranganya disediakan dari dana BLUD RSUD Salatiga sebesar Rp 7 miliar,” ujar Listyono, Kamis (28/11/2019).

Listyono mengungkapkan RSUD Salatiga telah memiliki satu ruang operasi standar internasional, namun karena memang masih kurang, maka ditambah 4 ruangan. Ruang operasi ini memliki keistimewaan apabila lingkungan sekitar ruangan  terbakar, ruang operasi SI tidak ikut terbakar dalam waktu dua jam. “Masih ada kesempatan untuk penyelamatan. Ruang operasi yang dibangun adalah ruang standar internasional,” tukas Listyono melalui telepon, Kamis (28/11/2019) siang.

Ketua DPRD Salatiga, Dance Ishak Palit membenarkan bahwa lembaga DPRD memang menyetujui usulan pihak RSUD ini dengan pertimbangan bahwa RSUD Salatiga ini menjadi rumah sakit rujukan dan menjadi referensi. Sehingga fasilitas harus mumpuni.

“Bahkan kami juga menyetujui anggaran untuk membangun instalasi jenazah yang beberapa waktu lalu terbakar, kalau tidak salah alokasinya Rp 2 miliar. Pokoknya Salatiga harus maju dan kami akan mengawasi pelaksanaannya,” tandas Dance Ishak Palit. (Sus)

 

BERITA REKOMENDASI