Dana Segar Bank Salatiga Sesuai Kemampuan Keuangan

Editor: Ivan Aditya

SALATIGA, KRJOGJA.com – Penyertaan modal baru ke PD BPR Bank Salatiga pasca kasus korupsi di bank milik daerah ini dilakukan menyesuaikan kemampuan keuangan. Hal ini dikatakan Ketua DPRD Salatiga, Dance Ishak Palit, Senin (05/10/2020) menyusul disahkannya Rancangan Peraturan Daerah (reperda) penyertaan modal menjadi Perda Penyertaan modal ke Bank Salatiga senilai Rp 60 miliar.

“Pemberian penyertaan modal ke Bank Salatiga melalui Perda Penyertaan modal yang disetujui antara Walikota Salatiga dan Pimpinan DPRD pada Jumat (02/10/2020) lalu dan dilakukan bertahap sesuai dengan kemampuan keuangan,” tandas Dance Ishak Palit.

Ia menegaskan pemberian modal baru tambahan ke Bank Salatiga tersebut dilakukan dalam jangka waktu 10 tahun mulai 2021, dengan memberikan uang modal dengan jumlah tertentu melalui kajian, analisis usaha dan renbisnya.

“Jadi tidak sembarangan, ada analisanya ketika akan memberikan modal nanti. Realisasinya sudah masuk ke ranah Perwali Salatiga,” katanya.

Sementara mengenai laporan pidana oleh pihak manajemen Bank Salatiga yang melaporkan seorang mantan karyawati, Nar (45) ke Polres Salatiga mengenai dugaan penggelapan dalam jabatan uang sebesar Rp 1,5 miliar, Ketua DPRD Salatiga, Dance Ishak Palit menyerahkan sepenuhnya kepada penyidik. “Kami serahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum,” katanya. (Sus)

BERITA REKOMENDASI