Dandim Semarang Bantu Mantan Napiter

SEMARANG KRJOGJA.com – Komandan Kodim 0733 BS Semarang, Kol Inf M Taufiq Zega, Selasa (10/10/2017) membantu mantan napi teroris Puji Mulyo Siswanto 20 zak semen untuk kepentingan membangun mushola yang dikelolanya di Desa Sumur Adem Genuk Semarang.

Penyerahan bantuan dilakukan bersamaan dengan peresmian Makoramil 06 Genuk Semarang dihadapan Camat Genuk dan para tokoh masyarakat serta ulama setempat.

Dandim 0733 BS Semarang Kol Inf M Taufiq Zega mengungkapkan, bahwa wilayah Genuk memiliki karakteristik yang sangat berbeda dengan wilayah lain di Semarang. Utamanya sebagai pintu masuk dan keluar Kota Semarang yang mengandung banyak potensi kerawanan dampak lingkungan maupun kemasyarakatannya.

Oleh karena itu keberadaan Mako baru ini dinilainya sangat strategis untuk menunjang kinerja anggota Koramil dan membina ketahanan wilayah.

Sementara Danramil Genuk, Mayor Inf Imam Masroni mengungkapkan siap memanfaatkan markasnya yang baru saja direnovasi dan dibangun 9 rumah dinas dalam lingkungan markasnya.

"Kami berharap bisa membangun komunikasi dengan tokoh masyarakat dan ulama untuk mewujudkan sinergitas TNI-Rakyat. Karena itu kami mendorong realisasinya Forum Komunikasi denga para Tokoh Masyarakat dan Ulama. Dalam kesempatan ini kami juga undang mantan Napi Teroris (napiter) yang kini telah meninggalkan jaringannya dan kembali bermasyarakat dan menjadi pengelola mushola," ungkap Mayor Inf Imam Masroni.

Puji yang mengaku pernah tinggal dalam satu lembaga pemasyarakatan dengan tokoh teroris Imam Samudera ini mengaku telah kembali ke masyarakat dan meninggalkan jaringan teroris. Puji kini telah bermitra dan dibina TNI untuk dapat hidup bermasyarakat.

"Kami minta masyarakat tidak mengucilkan saudara kita yang pernah terlibat dan dicap teroris. Oleh karena itu kami mendampingi dan membina mereka, termasuk mendorong masyarakat agar menerima dan tidak mengucilkan mereka," ungkap Imam Masroni. (Cha)

 

 

 

TNI

BERITA REKOMENDASI