Danramil 01 Semarang Barat Ingatkan Pedagang Pasar Selalu Kenakan Masker

Editor: Ivan Aditya

SEMARANG, KRJOGJA.com – Danramil 01 Semarang Barat, Mayor Inf Ahmad Mubarok tak bisa menyembunyikan rasa gemesnya mendapati warga yang ditemui tak mengenakan masker setiap menggelar operasi penertiban protokol kesehatan, termasuk pada saat operasi dalam penerapan PPKM Mikro Zonasi di Kelurahan Bongsari, tepatnya Pasar BK.

“Sampeyan tidak kasihan saya ya, tiap hari nggembol masker demi buat kalian agar tidak kena Covid 19. Mosok kemarin tidak pakai, sekarang lupa. Apa karena saya baik dan suka derma masker, sampeyan njagakke saya kasih?” tanya Danramil kepada seorang pedagang yang menanggapi dengan cengar-cengir.

Ahmad Mubarok pun memgeluarkan masker dari saku celananya. Benar, ternyata ada dua dos masker. “Ini saya kasi 10, cukup untuk 3 hari. Dipakai jangan dijual atau alasan lupa lagi ya. Daripada nanti kalau ketahuan lagi saya beri sanksi ngepel seluruh lantai pasar,” tegas Danramil.

Dua pedagang tersebut berjanji tak akan menganggap enteng masker. “Siap Pak Ndan, petunjuknya akan saya laksanakan,” kata Roji, pedagang yang kena tegur.

Roji mengaku setiap satu jam dia harus ganti masker lantaran kerap basah karena dipakainya saat teriak-teriak menawarkan alat kebutuhan rumah tangga dari plastik. Karena alasan itu, Danramil memberinya 10 masker sekalian.

Ahmad Mubarok mengaku harus sabar membina warga di lingkungan,apalagi pasar. “Kita harus menggunakan pendekatan dan menarik simpati mereka. Dengan membangun keakraban maka dia akan merasa rikuh pada kita, dan mau tidak mau jadi segan,” ungkap Mubarok.

Dalam pelaksanaan PPKM berbasik Mikro Zonasi, Mubarok memandang perlunya melibatkan masyarakat dalam penanggulangan Covid 19. Untuk wilayahnya, para Babinsa diharuskan melakukan penggalangan dengan memeransertakan setiap komponen yang ada di kampung, baik memantau, mencatat hingga melaporkan serta mengambil tindakan dengan cara berkoordinasi dengan Satgas Covid 19 yang ada. “Sehingga bila ada kasus di sebuah kampung, maka penanganan akan mudah dan cepat,” kata Mubarok. (Cha)

BERITA REKOMENDASI