Denda Pelanggar PPKM Rp 1 Juta Menuai Kritikan

Editor: Ivan Aditya

PATI, KRJOGJA.com – Pengawasan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang super ketat, serta penerapan sanksi Rp 1 juta yang dilakukan petugas Satpol PP terhadap pelanggar, memunculkan protes dari sejumlah anggota DPRD dan warga Pati. Sanksi tersebut dianggap sangat memberatkan anggota masyarakat yang berpenghasilan kecil.

“Pemberlakuan PPKM yang super ketat, seolah menghukum warga supaya di rumah saja,” Demikian diungkapkan tokoh pemuda Sidokerto, Yusron CH.

Anggota Fraksi PDIP DPRD Pati, Bandang Waluya SH minta petugas Satpol PP agar ingat kondisi ‘wong cilik’. Harusnya kalau mau membuat kebijakan juga dipikirkan solusinya. “Sehingga akan tepat pelaksanaannya,” ujar anggota dewan asal Tayu ini.

Sementara itu kepala SatpolPP Pati, Hadi Santosa menjelaskan jika penindakan diberlakukan terhadap warga yang melakukan pelanggaran. “Petugas kami hanya meminta KTP. Supaya pemiliknya datang di kantor Satpol PP untuk diberikan pembinaan. Jadi, kami bukan minta uang denda” tuturnya.

Hadi Santosa menegaskan,sesuai SE Bupati mengenai PPKM terhadap pelaku usaha yang tidak menerapkan protokol kesehatan dikenakan denda Rp 1 jt. Namun dengan banyaknya sorotan dari masyarakat, kepala Satpol PP mengaku akan melakukan koreksi pelaksanaan operasi di lapangan, termasuk juga akan melacak oknum anggotanya yang dikabarkan memungut denda Rp 1 juta. (Cuk)

BERITA REKOMENDASI