Di Grobogan, Ada 19 Ribu Warga Belum Rekam E-KTP

GROBOGAN, KRJOGJA.com – Bupati Grobogan Hj Sri Sumarni SH MM me-launching Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA) usai pembukaan Pasar Rakyat di Alun-alun Purwodadi, Kamis (08/03/2018). Kegiatan ini merupakan bagian acara Hari Jadi Grobogan Ke-292.

Menurut bupati, GISA merupakan persiapan pelaksanaan Pilkada serentak 2018 dan Pemilu 2019. Gerakan ini sekaligus mengingatkan agar semua warga memiliki dokumen kependudukan berupa KK, KTP, akta kelahiran, akta kematian, dan KIA (kartu identitas anak).

“Langkah ini dilakukan untuk menuntaskan perekaman e-KTP jelang pilkada. Dari 1.088.000 warga wajib rekam, masih ada sekitar 19 ribu warga termasuk pemilih pemula yang belum perekaman. Sedangkan untuk pemilihan presiden (pilpres) masih ada sekitar 71 ribu warga yang belum perekaman. Sebab, pemilih pada Pilpres wajib memakai e-KTP. Sedangkan untuk pilkada masih diperbolehkan memakai surat keterangan (suket) pengganti e-KTP,” terangnya.

Kepala Dispendukcapil Grobogan Moch Susilo SH, menjelaskan, untuk mengejar kekurangan perekaman tersebut, pihaknya telah melakukan berbagai upaya. Di antaranya dengan jemput bola ke sekolah-sekolah untuk pemilih pemula. (Tas)

BERITA REKOMENDASI