Di Kendal, Tidak Bermasker Denda Rp 50 Ribu

Editor: KRjogja/Gus

KENDAL, KRjogja.com – Tim satgas penanganan covid 19 Kabupaten Kendal kini menerapkan denda uang sebesar Rp 50 ribu bagi warga dan pengguna jalan yang tidak mengenakan masker. Denda ini dinaikan dari sebelumnya hanya Rp 20 ribu, karena masih banyak warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan atau memakai masker. Sedangkan untuk sanksi sosial masih diberikan kepada pelajar atau anak dibawah umur dengan menyanyikan lagu kebangsaan, atau membersihkan fasilitas umum.

Operasi yustisi penanganan covid 19 di Pasar Plantungan Kamis (22/10) tidak hanya menyasar pengguna jalan dan warga yang melintas. Petugas gabungan menghentikan angkutan umum dan memeriksa penumpang yang tidak mengenakan masker. Penumpang yang tidak menggunakan masker, diminta turun dan didata untuk dikenakan sanksi.

Satgas penanganan covid 19 kabupaten kendal sengaja tidak menerapkan sanksi sosial, agar pelanggar jera dan merubah perilakunya menjadi lebih baik dengan menerapkan protokol kesehatan terutama memakai masker. Namun demikian sanksi sosial hanya diberikan kepada mereka yang masih pelajar atau dibawah umur, dengan menyanyikan lagu kebangsaan.

Puji Sumaryono Kasi Kebangsaan dan Kewaspadaan Kantor Kesbangpol Kendal mengatakan, sesuai dengan peraturan bupati pelanggar protokol kesehatan sudah dikenakan denda. “Denda yang kami terapkan kepada pelanggar tidak lagi Rp. 20 ribu seperti bulan-bulan sebelumnya, namun satgas memberikan denda uang Rp 50 ribu hingga maksimal Rp 200 ribu, sesuai peraturan yang ada,” ujar Puji.

BERITA REKOMENDASI