Diajeng Semarang Gowes Edukasi, Tanamkan Bangga Berkebaya

Editor: Agus Sigit

SEMARANG KRJogja.Com – Komunitas Diajeng Semarang (KDS) mengedukasi masyarakat khususnya kaum perempuan untuk tidak melupakan kebaya sebagai pakaian budaya tradisional yang patut dibanggakan. Mereka memggelar kegiatan Bersepeda Berkebaya, Minggu (14/11/2021) sebagai cara mengedukasi masyarakat dengan dihadiri dan mendapat support Wakil Walikota Semarang, Ir Hevearita G Rahayu MSos.

Ada 100 peserta gowes berkebaya dari berbagai komunitas sepeda perempuan se Kota Semarang yang ikut gowes dengan start dari Tugu Soekarno Polder Semarang dan finish di Grand Maerakaca. Sementara ada pula peserta gowes pria yang mendukung edukasi kebaya dengan mengenakan pakaian adat surjan lurik.

Wakil Walikota Semarang Hevearita G Rahayu atau akrab dikenal mBak Ita sangat mendukung kegiatan Gowes Berkebaya sebagai cara menanamkan kebanggaan atas busana tradisional. “Saya sangat mendukung dan bangga dengan apa yang dilakukan KDS, semoga ini berlanjut,” kata Ita.

Dalam perjalanan Gowes, Ita dan rombongan pegowes berkebaya menyempatkan mampir di Pasar Johar Baru yang belum lama dibuka. ita mengajak seluruh warga Kota Semarang meramaikan belanja di Pasar Johar.

Di Grand Maerakaca hadir veteran perang kemerdekaan Bu Meni (93). Wakil Walikota Semarang bersama KDS mengapresiasi kiprah Bu Meni sebagai Tentara Pelajar kala itu yang berperan menyelundupkan peluru ke hutan-hutan tempat pejuang bergerilya.

Bu Meni yang hadir di atas kursi roda san berkebaya berpesan, agar para wanita mengambil peran di setiap kesempatan. Meski dikodratkan sebagai seorang ibu, tapi memiliki hak dan kewajiban memimpin, sama dengan pria.

BERITA REKOMENDASI