Dibekuk, Pelaku Curanmor Nyambi Edarkan Pil ‘Koplo’

Editor: KRjogja/Gus

SEMARANG, KRJOGJA.com – Dar alias Leo alias pak Wok(31) tidak lagi bebas melakukan aksi pencurian kendaraan roda dua. Ia telah berhasil diringkus ketika mencari sasaran di kawasan Mijen, Semarang.

Pihak Polsek Mijen selain dengan dibekuknya pak Wok, juga membongkar kasus lain,yakni peredaran obat keras daftar G yang lebih beken disebut pil koplo. ” Tersangka pak Wok selain dikenal alap alap pencurian motor, juga pengedar pil koplo. Untuk kasus Curanmor, pak Wok yang dalam aksinya ganti ganti pasangan sedikitnya terlibat di 8 TKP, sedangkan untuk pil koplo disita sedikitnya 16 ribu butir”, ungkap Kapolsek Mijen AKP Edy P pada gelar kasus, Kamis (4/6)sore.

Terungkapnya ulah pak Wok bermula adanya laporan kasus Curanmor pada 11 Mei lalu di mini market di kawasan Lemah Medak, Mijen, Semarang. Ulah pak Wok dan rekannya, Klowor yang sekarang mendekam di sel Polres Demak karena terlibat kasus curanmor lain terekam CCTV.

Dari bukti petunjuk itulah akhirnya kurang dari satu bulan pak Wok dibekuk. Bahkan, dari pengembangan penyidikan, pak Wok mengaku tidak saja mencuri motor Yamaha Vixion di arena parkir Indomaret, Lemah Medak Mijen, tapi juga bersama temannya mencuri motor dengan memanfaatkan kunci leter T di tempat lain. Sedikitnya ada 8 TKP.

“Saya mencuri motor sedikitnya ada 8 TKP tidak sendirian, tapi ganti ganti pasangan”,aku pak Wok. Motor hasil curian rata rata dijual murah antara Rp 1,5
juta sampai Rp 2,5 juta .

Menjawab pertanyaan,motor Yamaha Vixion hasil mencuri di halaman parkir Indomaret, Mijen dijual protolan laku Rp 2,8 juta. Uang itu dibagi rata dengan rekannya Klowor yang kini mendekam di sel Polres Demak. Sisa uang hasil pembagian Rp 700 ribu lebih dari Rp 1,4 juta disita sebagai barang bukti. Kasus Curanmor melibatkan pak Wok masih dikembangkan.(Cry)

 

BERITA REKOMENDASI