Diberi ‘Ampun’, Proyek Lapangan Pancasila Molor Tapi Tanpa Denda

SALATIGA, KRJOGJA.com – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Salatiga mengatakan Proyek revitalisasi lapangan Pancasila Salatiga senilai kurang lebih Rp 16,8 miliar tidak selesai tepat waktu alias molor dan tidak dikenakan denda selama tiga hari ke depan. Sebab, saat penandatangan kontrak kerja lapangan itu digunakan untuk Upacara Hari Jadi Salatiga, 24 Juli 2019 lalu sehingga rekanan tidak bisa memulai pekerjaanya. 

“Kami memberikan perpanjangan waktu selama tiga hari ke depan dan tidak ada denda. Nah setelah melewati batas tiga hari baru akan dikenakan denda,” tandas Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Salatiga, Prasetyo Ichtiarto kepada KRJOGJA.com, Kamis (05/12/2019).

Pernyataan ini berbeda dengan Pejabat Pembuat Komitmen (Ppkom) Proyek Lapangan Pancasila Salatiga dari DLH, Roy Anjar. Dihubungi Krjogja.com, ia membenarkan sesuai dengan kontrak kerja, pekerjaan tersebut selesai pada Kamis (05/12/2019).

“Kami tetap akan mengenakan denda atas keterlambatan ini dan jumlah denda masih dihutung atas bagian-bagian pekerjaan yang belum diselesaikan. 1/mil dari kekurangan pekerjaan yang belum selesai,” jelas Roy Anjar kepada KRJOGJA.com. 

Ditanya apakah ada sanksi lain terhadap rekanan yang molor pekerjaannya selain denda, menurut anjar tidak ada paling tinggi pemutusan kontrak. “Tidak ada soal catatan khusus untuk menilai rekanan apabila terlambat kerja. Hanya denda saja,” katanya.(Sus)

BERITA REKOMENDASI