Dies Natalis ke-15 FE Unnes: Menko dan Menkop Dorong Wujudkan Economic Sustainability

Editor: KRjogja/Gus

Airlangga H Saat mengisi dies (foto sugeng I)

Dies Natalis ke-15 FE Unnes:
Menko dan Menkop Dorong Wujudkan Economic Sustainability

 

SEMARANG,KRJOGJA.com- Kebangkitan ekonomi dapat didorong dengan melibatkan generasi muda atau mahasiswa dan perjuangan untuk membangkitkan ekonomi Indonesia terus berlanjut.

“Saya mengajak para mahasiswa untuk berperan dalam berjuang memperoleh prestasi sekaligus mencoba menerapkan ilmu yang telah didapatkan untuk diamalkan di masyarakat serta dapat mulai menjadi wirausahawan” ujar nteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Dr HC Ir Airlangga Hartarto MBA MMT saat menyampaikan orasi ilmiah pada upacara Dies Natalis ke-15 dan Lustrum ke-3 tahun 2021 Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang (FE Unnes) secara Daring, Kamis (10/6/2021). Acara secara virtual ini juga dihadiri Dekan FE Unnes Prof Drs Heri Yanto MBA PhD, Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman MHum dan Menteri Koperasi dan UKM Drs Teten Masduki.

Menko Airlangga Hartarto juga mendorong agar civitas akademika UnneS untuk dapat mewujudkan visinya sebagai universitas berwawasan konservasi dan bereputasi internasional dalam kegiatan ekonomi berbasis sustainability atau ekonomi berkelanjutan.

“Para pengajar dan mahasiswa Unnes diharapkan dapat mewujudkan visinya sebagai universitas berwawasan konservasi dan bereputasi internasional yang artinya kegiatan ekonomi berbasis sustainability atau ekonomi berkelanjutan,” jelas Menko Airlangga.

Selain itu pula, Menko Airlanga menyampaikan pemerintah memberikan prioritas kepada pemulihan UMKM karena perannya yang strategis bagi perekonomian nasional dimana kontribusinya sebesar 61,1 % terhadap PDP dan menyerap 97% tenaga kerja atau 116 juta tenaga kerja.

“Artinya jika UMKM pulih, maka perekonomian negara juga akan segera pulih,” kata Menko.

Menko menambahkan, pemerintah juga melakukan reformasi struktural melalui pengesahan UU nomor 11 tentang cipta kerja. Reformasi ini tentunya akan mendorong terciptanya pelayanan pemerintah yang lebih efisien , mudah dan transparan dan proses ini akan melalui OSS yang saat ini sedang diujicobakan.

lebih lanjut, Menko menuturkan untuk mengoptimalisasikan investasi, pemerintah meningkatkan investasi dan telah membentuk lembaga pengelola investasi yang diharapkan dapat meningkatkan investasi di Indonesia, pungkasnnya.

Senada dengan Dr. (H.C.) Airlangga, Menteri Koperasi dan UKM RI Drs. Teten Masduki juga menyampaikan bahwa penanganan kesehatan menjadi sektor penting keberhasilan ekonomi Indonesia kedepan.

“Dampak pandemi Covid-19 bisa diatasi dengan optimisme dan sinergitas semua pihak. Kita semua harus mengoptimalkan segala potensi sumber daya yang ada dengan fokus pada penanganan kesehatan terlebih dahulu menuju SDM yang unggul” ujar Menkop dan UKM RI.

Selain itu, Drs. Teten Masduki juga berpesan kepada generasi muda saat ini sebagai generasi milenial untuk turut serta membantu sektor ekonomi dan UKM Indonesia agar lebih bangkit kembali.

“Saya menaruh harapan agar para generasi muda terlebih lagi mahasiswa dan lulusan perguruan tinggi, khususnya di Universitas Negeri Semarang ini untuk turut serta membantu kita semua menghadapi era UKM digital saat ini, memperkuat UMKM go digital. Kami bersama Menteri Perdagangan dan Menkominfo RI membuat regulasi sistem UKM elektronik agar lebih fare kedepan. Peran Perguruan Tinggi Negeri (PTN) sangatlah penting untuk pendampingan UKM dalam menyiapkan masa depan yang mempunyai daya saing melalui inkubasi kampus, wirausaha muda yang produk inovatif dan berani masuk inovasi teknologi” pungkas Drs. Teten Masduki.

Pada serangkaian upacara Dies Natalis ke-15 Lustrum ke-3 tahun 2021 Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang, Rektor Unnes dan Dekan FE Unnes mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama membangkitkan ekonomi Indonesia di tengah pandemi covid-19.

“Pandemi Covid-19 telah membawa dampak yang signifikan terhadap perekonomian dunia, termasuk Indonesia. Berbagai perubahan drastis dalam kehidupan sosial ekonomi masyarakat telah mengubah situasi nasional melemah termasuk jual beli. Secara keseluruhan perekonomian Indonesia telah mengalami kontraksi yang cukup menakutkan. Oleh karena itu, mari bersama membangkitkan perekonomian Indonesia,” ujar Prof Fathur.

Prof Fathur menambahkan, perlunya mempertahankan kesehatan, melakukan kegiatan produktif dan semangat untuk memulihkan perekonomian Indonesia.

“Kebangkitan ekonomi adalah momentum kebangkitan kita bersama agar menjadi negara maju dan bisa bersanding serta bersaing dengan negara maju di dunia,” jelas Rektor. (Sgi)

BERITA REKOMENDASI