Digugat Warga Pemilik Tanah, KIK Pastikan Jual Beli Sesuai Hukum

Editor: KRjogja/Gus

KENDAL, KRJOGJA.com – Proses pembebasan tanah Kawasan Industri Kendal digugat oleh salah seorang warga pemilik lahan bernama Masturi warga Desa Karangtengah.

Apendi, SH selaku Kuasa Hukum Kawasan Industri Kendal (KIK) kepada media menjelaskan jika pihakn KIK tidak gegabah dalam membeli lahan. Apalagi KIK merupakan proyek strategis nasional jadi semua prosedur jual beli sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Masturi menurut Apendi menggugat KIK karena tanah yang dijualnya belum dibayar lunas namun sudah dialihfungsikan. “KIK melakukan proses jual beli lahan untuk kawasan industri sudah sesuai dengan mekanisme yang ads dan sesuai dengan prosedur dan ketentuan,” ujarnya di Kantor KIK Kendal Kamis (12/8).

Pihaknya menambahkan apabila jika ada pihak-pihak yang keberatan dan mengajukan gugatan ke pengadilan itu sah-sah saja. Namun demikian menurut Apendi seharusnya pihak yang keberatan menunggu putusan pengadilan, pasalnya saat ini perkara gugatan masih disidangkan di pengadilan.

Sidang perkara gugatan sendiri sudah berjalan dan tinggal menunggu putusan. Apapun hasilnya akan menghormati putusan pengadilan.

“Hendaknya kita semua menunggu hasil persidangan bernomor 67/Pdt.G/2019/PN.Kdl, masih dalam proses persidangan di Pengadilan Negeri Kendal dan sebentar lagi putusan,” lanjutnya. (Ung)

BERITA REKOMENDASI