Dipercaya Bikin Bugar Hadapi Corona, Jahe Rempah Mbah Jo ’Diburu’

Editor: KRjogja/Gus

SEJAK mewabahnya vi-rus korona (Covid-19), mulai banyak info-info penyembuhan termasuk pemanfaatan umbi rempah-rempah yang diolah menjadi minuman dan dipercaya bisa menolak terjangkitinya korona. Berita tentang khasiat rempah-rempah seperti jahe, temulawak, kunyit, daunsereh, kayu manis dan sebagainya ini banyak menyebar melalui sharing media sosial. Dampaknya pun luar biasa, penjual rempah rempah kebanjiran pembeli dan sempat mengakibatkan harga sejumlah rempah-rempah melonjak.

Dampak tersebut juga dirasakan Mbah Jo, penjual jahe rempah yang warungnya berada di belakang Kantor Gubernur Jateng. Sejak muncul berita mi-numan rempah-rempah bisa menghindarkan dari terjangkitnya virus korona dimedia sosial, warung Jahe Rempah Mbah Jo langsung diserbu pembeli. Pengunjung yang datang untuk membeli minuman jahe Rempah jumlahnya tak seperti biasanya.

”Sejak pagi mau buka, pukul 08.00 WIB sudah banyak yang nunggu, padahal warung mbelum dibuka. Bahkan banyak juga yang membeli racikan untuk diseduh di rumah melalui jasa ojek online,” ungkap MBah Jo diwarungnya, Selasa (17/3).

Mbah Jo mengaku tak pernah bilang dan menyakinkan orang bahwa Jahe Rempahnya bisa menganti-sipasi virus korona. ”Saya hanya baca saja di grup-grup WA. Banyak yang share katanya jahe, temulawak, kunyit, sereh dan kayu manis bisa menjadi jamu yang meningkatkan daya tahan tubuh sehingga bisa menghindari dari terjangkiti virus korona. Nyatanya memang banyak yang bilang, minum Jahe Rempah badannya jadi bugar dan tidak pernah masuk angin,” papar MbahJo.

BERITA REKOMENDASI