Diregister Kemenkumham RI, JKN Jadi Alat Perjuangan Keroncong

SEMARANG, KRJOGJA.com – Seni Musik Keroncong kini terasa terpinggirkan karena tersingkir oleh derasnya pengaruh musik modern yang diminati anak-anak muda.Ironinya industri musik dan media penyiaran banyak yang kurang mendukung menyiarkan dan mempromosikan seni musik asli Indonesia bernama keroncong. 

Karena tak ingin keroncong akan punah dan ketinggalan jaman, maka sejumlah seniman dan pemerhati keroncong di Indonesia telah mendirikan organisasi atau komunitas Jagat Keroncong Nusantara, yang dimotori Bopo Ugeng, dari Ngreco Tuntang Kabupaten Semarang.

Dari hanya awalnya grup WhatsApp (WA) yang diikuti penggemar dan seniman keroncong untuk diskusi dan membahas kemajuan kroncong, akhirnya tercetus lahirnya komunitas Jagat keroncong Nusantara yang kini memiliki anggota sekitar 500 orang tersebar di pelosok nusantara, bahkan ada anggotanya dari Amerika, yang juga sebagai penggiat dan pemusik keroncong.

Minggu (19/5/2019) adalah momentum yang menguatkan JKN sebagai komunitas atau organisasi yang kuat dan bertekat memperjuangkan dan melestaraikan keroncong sebagai musik yang berakar dari budaya Indonesia. bertempat di pendopo RM Swalayan Ngreco Tuntang, diserahkan akta notaris dan registrasi keputusan nama organisasi secara resmi dari Kemenkumham dari Ketua Umum JKN Didik Setiawan SIKom I kepada Bopo Ugeng selaku Dewan Pembina.

"Dengan jadinya akta notaris dan resmi tercatat di Kemenkumham, maka semakin memantapkan langkah kami untuk berjuang melestarikan dan mengembangkan keroncong sebagai khasanah budaya bangsa Indonesia. kami akan menyusun langkah konkrit untuk melaksanakan cita-cita insan keroncong, agar keroncong ini abadi. Salah satunya yakni meregenerasi atau mencari bibit-bibit muda pemain dan seniman keroncong. Selain itu juga mendorong agar pemerintah peduli terhadap seni budaya keroncong," papar Didik Setiawan.

Penyerahan Akta Notaris dan Dokumen Registrasi Kemenkumham RI dilakukan disela rapat koordinasi dan buka bersama pengurus JKN yang dihadiri anggota dari Semarang, Salatiga, Surakarta, Jember, Jakarta, Temanggung, Magelang dan Yogyakarta. (Cha)

BERITA REKOMENDASI