Disiplin Rendah, 300 Pelajar Jadi Korban Laka

SALATIGA (KRjogja.com) – Kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan pelajar meninggal di Jawa Tengah, untuk tahun 2015 lalu mencapa1 300 pelajar menjadi korban di jalan raya. Hal ini disebabkan karena kesadaran dan tertib berlalulintas masih rendah.

Pernyataan ini diungkapkan, Wakil Direktur (Wadir) Lantas Polda Jateng, AKBP Edy Mujiyanto saat memberi sambutan pada Seminar Kepedulian Polisi Lalu LIntas Terhadap Budaya Disiplin Berkendara di Jalan Raya, di Salatiga, Kamis (08/09/2016).

Menurut AKBP Edy Mujiyanto dari hasil evaluasi rendahnya budaya tertib  lalulintas dan kurangnya pemahaman peraturan lalulintas di kalangan pelajar , dibuktikan masih banyaknya pelajar yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Namun mereka nekat berkendara di jalan raya menggunakan kendaraan bermotor baik roda dua maupun empat.

"Penanaman budaya tertib dan disiplin berlalulintas, butuh campur tangan pemerintah daerah. Apabila disemua daerah di Jateng  angkutan umumnya nyaman, aman dan memadai, tentunya masyarakat akan memilih menggunakan jasa angkutan umum daripada naik  kendaraan bermotor pribadi," tambahnya. (Sus)

 

BERITA REKOMENDASI