Diungkap BNNP, Peredaran Sabu Dikendalikan Napi Dari Dalam LP Pati

Editor: KRjogja/Gus

SEMARANG, KRjogja.com – Peredaran barang terlarang narkoba jenis sabu melibatkan napi penghuni LP kelas ll B Pati, Kamis (6/5) telah berhasil diungkap BNNP Jateng. Napi Dedi Lukman alias Monyos (26) warga asal Kabupaten Jepara dibekuk setelah dicokot kurirnya, Arik Setyawan(28) Selain napi Monyos dan Arik, juga diringkus Trinatan Fendi Wilis alias Fendol (26) warga asal Kecamatan Jakenan, Pati.

Ketiganya dibekuk terus diboyong ke kantor BNNP Jateng, jalan Madukoro Semarang disertai barang bukti beberapa paket sabu, semua berat 150 gram serta alat timbang serta sejumlah ponsel.

Kepala BNNP Jawa Tengah Brigjen Pol Purwo Cahyoko menjelas semula pihaknya menangkap Arik Setyawan . Pemuda itu ditangkap Selasa (4/5) pukul 13.00 di Dukuh Ngantungan, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati. Pelaku ditangkap saat sedang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio warna biru K 4962 AG “Saat ditangkap, pelaku mengaku diperintah untuk mengantar satu paket narkotika jenis sabu seberat 120 gram untuk diletakkan di dekat bangunan pabrik,” ungkap Brigjen Purwo saat gelar perkara, di Kantor BNNP Jawa Tengah.

Usai menangkap pelaku pertama, BNNP kembali menangkap tersangka kedua. Tersangka itu bernama Trinatan Fendi Wilis alias Fendol (26) warga asal Kecamatan Jakenan, Pati. Pelaku diketahui akan mengambil sabu untuk selanjutnya diedarkan di wilayah Kecamatan Juwana Pati.

Tersangka Fendol ketika diperiksa memberi keterangan simpang siur. Namun, terakhir ini menyebutkan mengedarkan sabu atas perintah BL yang saat ini masuk daftar pencarian orang (DPO). Setelah meringkus Fendol, petugas menggeledah rumah Fendol dan menyita sejumlah barang bukti. Seperti timbangan digital dan beberapa bungkus plastik klip bening. Kasus ini terus diusut menangkap pelaku lain,yakni Dedi Lukman alias Monyos warga asal Kabupaten Jepara. (Cry)

 

BERITA REKOMENDASI