Dorong Warga Berwirausaha, Grobogan Expo Digelar

GROBOGAN, KRJOGJA.com – Bupai Grobogan Sri sumarni mendorong warganya bisa berwirausaha di sela-sela waktu untuk bertani. Hal itu disampaikan ketika membuka Grobogan Expo 2017 di Alun-alun Purwodadi, Senin (18/09/2017).

“Memang mayoritas mata pencaharian masyarakat kita, bekerja di sektor pertanian. Meskipun prosentasenya lebih banyak yang bekerja sebagai petani penggarap atau buruh tani, untuk meningkatkan kesejahteraandan taraf hidupnya perlu kita dorong mereka untuk berjiwa wirausaha,” tegasnya.

Grobogan Expo 2017 yang diikuti seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan puluhan pelaku UMK tersebut akan berlangsung sampai 22 September 2018. Menurut bupati, Pemkab mempunyai kewajiban untuk melakukan pembinaan dan pelatihan, baik secara teknis produksi dan manajemen, maupun pemasaran.

Beberapa pembinaan dan pelatihan yang sudah dilakukan antara lain kerajinan batik dengan motif lokal dan pewarnaan yang 'ngejreng' atau mencolok, sebagai ciri khas batik Grobogan, dan kerajinan tenun dengan motif lokal lokal yang menggunakan sedikit motif daerah lain seperti Troso dari Jepara dan Pedan dari Klaten.

Demikian juga untuk makanan olahan, sudah banyak macam ragam olahannya, mulai nasi jagung instan, makanan ringan,, dan minuman. Sedangkan kerajinan seperti furnicer (mebelair), hendy kraf kayu-kayu limbah, pande besi, fashion, tas kulit dan rajut.

“Tugas kita selanjutnya adalah, meningkatkan kualitas produksi dan harga agar mampu bersaing dengan produk sejenis dari daerah lain. Kita jangan terlena, bahwa sudah memberikan berbagai macam ketrampilan kepada UMKM, tetapi lupa untuk membimbing pemasaran produknya.Jadi jangan hanya bisa membuat, tetapi bagaimana bisa bersaing dan menciptakan pasar untuk UMKM kita,” harap bupati.(Tas)

BERITA REKOMENDASI