DPRD Jateng dan Gubernur Sepakat Brinda Tangani Isu Strategis

Editor: Ary B Prass

 

SEMARANG, KRJOGJA.com – DPRD Jawa Tengah dan Gubernur Ganjar Pranowo sepakat dengan pembentukan Badan Riset Nasional Daerah (Brinda). Ke depan Brinda akan mendapatkan tugas untuk berinovasi guna kemajuan daerah dan percepatan penanganan isu-isu penting di Jawa Tengah.

DPRD Jateng menyetujui pembentukan Brinda melalui Rapat Paripurna Virtual DPRD Provinsi Jawa Tengah masa persidangan pertama tahun sidang 2021/2022 Jumat 10 Agustus 2021. Sementara Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyampaikan tanggapan di Rapat Paripurna, Kamis 16 September 2021.

Rapat Paripurna DPRD Jawa Tengah seacara virtual Kamis (16/8) dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Ferry Wawan Cahyono dan Wakil Ketua Quatly Abdulkadir Alkatiri.

Saat membuka rapat paripurna yang dihadiri sebagian anggota DPRD Jawa Tengah secara fisik di Lantai IV Gedung DPRD Tersebut, Ferry menyampaikan rapat tersebut merupakan pembicaraan tingkat kesatu lanjutan DPRD Jateng dengan agenda Jawaban gubernur atas Pemandangan Umum Fraksi terhadap Raperda tentang Perubahan Perda No 9 tahun 2016 tentang pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Provinsi Jawa Tengah.

Dalam tanggapannya, Gubernur Ganjar Pranowo sependapat dengan pandangan umum fraksi yang telah disampaikan pada rapat paripurna sebelumnya, yaitu, Brinda dibentuk dengan prinsip tepat fungsi dan ukuran berdasarkan masing-masing daerah.

Menurut Gubernur, Brinda yang dibentuk di Jateng merupakan yang pertama di Indonesia. Pendapat yang sama juga disampaikan jika Brinda nantinya tidak hanya diisi oleh ASN saja. Non ASN dari kampus atau lembaga penelitian yang memiliki kompetensi bisa ikut bergabung agar Brinda memiliki manfaat lebih dalam penguatan inovasi daerah.

 

BERITA REKOMENDASI