DPRD Jateng Inisiatif Dongkrak Produk Pertanian

SEMARANG, KRJOGJA.com – Inisiatif DPRD Jateng untuk mendongkrak ekspor produk pertanian, peternakan dan perikanan serta UMKM mendapatkan dukungan dari gubernur Ganjar Pranowo. Upaya itu diberikan dalam bentuk pembuatan Raperda Tata Kelola dan Pemasaran Ekspor Produk Pertanian Peternakan Perikanan dan UMKM Jateng.

Tidak main-main, raperda tersebut akan mengatur segala hal yang berkaitan dengan kesejahteraan pelaku pertanian, peternakan dan perikanan serta UMKM, sehingga akan memberikan manfaat secara langsung.

Hal itu disampaikan oleh anggota Komisi B DPRD Jateng Peni Dyah Perwitosari dalam rapat paripurna DPRD Jateng, Jumat (13/5/2022). Rapat paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Jateng Sukirman dan dua wakil ketua lainnya Heri Pudyatmoko dan Ferry Wawan Cahyono. Hadir Gubernur Ganjar Pranowo dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen.

Dalam paparannya, Peni Dyah Perwitosari menyampaikan Jateng merupakan wilayah yang diberkahi dengan banyak potensi alam. Tumbuh berbagai macam komoditas dan melimpah. Hal itu memberikan kontribusi besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Anggota Komisi B DPRD Jateng Peni Dyah Perwitosari saat menyampaikan materi Raperda inisiatif. (Foto:Humas)

Seperti sektor perikanan, pertanian dan perikanan dan dari tahun ke tahun mengalami pertumbuhan. Sektor itu juga memberi andil besar pertumbuhan ekonomi. Saat ini ada 20 komoditas pertanian unggulan dengan nilai ekspor Rp 400 miliar. Selain pertanian, ekspor perikanan juga menjadi primadona di tahun 2021. BKIPM mencatat pada Juli 2021 ekspor perikanan mencapai 3.552 ton dengan nilai Rp 429 miliar.

“Potensi pertanian, peternakan dan perikanan luar biasa. Tapi belum tentu memberikan kesejahteraan maksimal. Adanya ketidakstabilan harga, lemah akses pasar, dan kurangnya kemitraan pemasaran sering jadi persoalan. Untuk itu komisi B berinisiatif untuk mendesain regulasi berupa Raperda yang mengatur kebijakan tersebut,” kata Peni Dyah Perwitosari.

BERITA REKOMENDASI