DPRD Jateng Pesimis Pembangunan Tol Tepat Waktu

SEMARANG (KRjogja.com) – Komisi D DPRD Jateng pesimis target Pemprov Jateng melakukan pembebasan lahan tol milik masyarakat bisa diselesaikan bulan ini. Hingga sekarang masih banyak lahan yang belum dibebaskan dan banyak masalah di lapangan.

Demikian diungkapkan Wakil Ketua Komisi D DPRD Jateng Hadi Santoso kepada wartawan di Semarang Rabu (10/8/2016). Meski pesimis, dewan tetap mendorong proses pembebasan bisa dipercepat. Selama ini proses pembebasan lahan yang terkena suatu proyek pembangunan di Jateng selalu molor. Banyak faktor dan perlu memperhatikan aspek sosial selain pembangunan fisik.

“Ditarget jelas bagus karena itu sebagai batasan waktu. Tapi yang harus dilakukan adalah action di lapangan. Untuk pembebasan lahan proyek jalan tol harus melalui berbagai tahapan yang harus dilalui, seperti pembentukan appraisal dan sosialisasi yang membutuhkan waktu tidak sebentar,” tutur Hadi Santoso.

Termasuk rencana pembangunan jalan tol Batang-Semarang atau Semarang-Demak misalnya. Pemprov Jateng menargetkan pembangunan akan rampung pada 2018, tetapi anehnya hingga sekarang masih banyak warga yang lahannya akan terkena proyek belum mengetahui adanya rencana tersebut.

Hadi juga mencontohkan proses pembangunan Waduk Pidekso di Kabupaten Wonogiri. Ia sudah bertahun-tahun melakukan pendampingan dan sampai saat ini pembebasan lahannya belum selesai. Padahal anggaran sudah ada tinggal bagaimana progres di lapangan. (Bdi)

BERITA REKOMENDASI