DPW PPP Jateng Tertibkan Kader ‘Abu-abu’

Editor: KRjogja/Gus

SEMARANG (KRjogja.com) – Menghadapi Pemilihan Kepala Daerah di lima daerah di Jateng pada 2017 mendatang, DPW PPP Jateng segera akan melakukan penertiban terhadap kader-kader yang masih “abu-abu”. Disinyalir masih ada kader PPP, termasuk yang ada di kepengurusan dan di DPRD, yang masih mendukung kepengurusan Djan Faridz.

Demikian ditegaskan Wakil Ketua DPW PPP Jateng Abdul Aziz kepada krjogja.com di Semarang Selasa (30/8). “Kami melihat masih ada fungsionaris partai dan anggota dewan yang bermain ganda, ikut di kubu Gus Romi dan juga di Djan Farid. Sikap abu-abu tersebut bisa menyulut fitnah dan membuat organisasi tidak sehat, disamping sikap tidak terpuji dalam berpolitik,” tegas Abdul Aziz.

Sikap tegas akan diambil oleh DPW PPP, termasuk jika harus mengambil alih pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) di lima DPC yang belum menyelenggarakan Muscab meski sudah diberi batas waktu. Lima DPC tersebut adalah Kota Semarang, Boyolali, Wonogiri, Sukoharjo dan Banyumas.

“Saat ini kami masih melakukan pendekatan. Demikian juga dengan anggota DPRD Kab/Kota yg tidak loyal dengan keputusan Muktamar di bawah kepemimpinan Gus Romy dan DPW dibawah kepemimpinan Masruhan Samsurie akan kami tertibkan. Saat ini kami sedang menginventarisasinya,” tutur Abdul Aziz.

Menurut Abdul Aziz yang juga sebagai Ketua FPPP DPRD Jateng ini, kader partai yang masih bersikap “abu-abu” baik pengurus maupun anggota Dewan, jumlahnya sangat kecil dan tidak ada pengaruhnya di tingkat akar rumput PPP, karena sikap kepemimpinan PPP di bawah komando Gus Romi selalu mengedepankan toleransi dan sikap saling menghargai.

Namun untuk saat ini ketegasan sangat diperkukan untuk menciptakan organisasi yang sehat dan sikap politik yang jelas. Dua hal tersebut menurut Abdul Aziz  menjadi modal utk meraih poin penting dalam pilkada 2017 dan pilgub 2018 serta pemilu 2019. (Bdi)

PPP

BERITA REKOMENDASI