Dua Bungkus Barang Terlarang Psikotropika Gagal Diselundupkan Kedalam LP

Editor: KRjogja/Gus

SEMARANG, Krjogja.com – Petugas Lapas kelas I Kedungpane Semarang, Selasa(13/4) malam menemukan dua bungkusan berisi barang terlarang psikotropika. Barang haram itu diduga akan diselundupkan dengan cara dilemparkan dari luar dinding tembok LP. Namun, sebelum diambil napi keburu ditemukan petugas sipir.

“Barang bukti penyelundupan psikotropika sejumlah 390 butir tersebut sudah kami serahkan ke Polsek Ngaliyan untuk diproses lebih lanjut lagi”, ungkap Kalapas Semarang, Supriyanto kepada wartawan, Rabu((14/4).

Supriyanto Menjelaskan terungkapnya upaya penyelundupan berawal saat petugas sipir Riski M yang bertugas menuju pos atas melewati branggang tembok. Riski ketika berjalan menemukan bungkusan mencurigakan. Yakni,dua bungkusan warna hitam. Setelah dibuka berisi barang terlarang psikotropika.Diduga upaya penyelundupan psikotropika tersebut dengan modus melempar dari luar tembok LP pada waktu jam buka puasa.

Riski atas penemuan barang itu melaporkan kepada Kepala Regu Pengamanan dan Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka.KPLP) yang diteruskan kepada Kalapas Semarang, Supriyanto.

Kalapas Semarang, lalu melaporkan kepada Kepolisian Sektor (Polsek) Ngaliyan. Pada hari Rabu, sekitar pukul 10.00 Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Ngaliyan, Ipda Bambang Aryanto, datang ke Lapas Semarang untuk melakukan pemeriksaan dan serah terima barang bukti. Bungkusan itu berisi 200 butir riklona clonazepam dan 190 butir alprazolam yang merupakan psikotropika golongan C.

BERITA REKOMENDASI