Dua Oknum ASN Diduga ‘Makelar’ Izin Toko Swalayan di Salatiga

Editor: KRjogja/Gus

SALATIGA, KRJogja.com – Dua oknum aparatur sipil negara (ASN) di jajaran Pemkot Salatiga diduga menjadi ‘makelar’ pengurusan izin operasional dan pendirian toko swalayan modern (minimarket) jejaring nasional dengan dugaan kuat biaya uang puluhan juta. Demikian pernyataan ini ditegaskan oleh Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM PKP) Jateng-DIY, Suyana Hadi kepada KRJogja.com, Sabtu (13/03/2021).

“Setelah kami audensi dengan Walikota Salatiga beberapa waktu lalu, kini dilanjutkan dengan penyusunan temuan dan ada indikasi keterlibatan dua oknum ASN di dua dinas yang patut dicurigai sebagai makelar perizinan minimarket dengan biaya puluhan juta per lokasi. Hasil investigasi ini pada pekan depan kami serahkan kepada aparat penegak hukum dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Salatiga, ” tandas Suyana Hadi sambil menunjukkan hasil temuan di lapangan.

Ketua LSM PKP ini juga menepis bahwa penelusuran pihaknya pada dugaan adanya penyimpangan proses perizinan kurang lebih 13 minimarket di Salatiga ini hanya gerakan gertak sambal dan sebatas pencitraan LSM.

“Tunggu saja waktunya penyerahan hasil laporan kami kepada kejaksaan dan Polres Salatiga. Kami tidak bercanda dalam kasus ini karena telah mengganggu puluhan usaha kecil di sekitar toko swalayan modern tersebut, ” tukas Suyana Hadi yang sementara ini menolak menyebutkan nama dua oknum ASN tersebut saat ditanya wartawan, Sabtu (13/03/2021).

BERITA REKOMENDASI