Edukasi Prokes Melalui Masker Batik

Editor: Ivan Aditya

SEMARANG, KRJOGJA.com – Batik merupakan barang yang memiliki nilai dan dianggap mewah bagi sebagian kalangan ibu-ibu. Hal inilah yang membuat Danramil 13 Semarng Selatan Mayor Inf Rahmatullah AR SE MM untuk memesan masker khusus berbahan batik guna menyukseskan program PPKM Mikro Zonasi di wilayahnya, khususnya di tempat-tempat pusat kerumunan seperti pasar.

“Saya jadi teringat batik ketika menjabat Danramil 04/Danurejan Kodim 0734 Yogyakarta. Saat di Jogja inilah saya sering melihat dan berhubungan dengan batik, maka saya punya ide bagaimana kalau membuat masker dari batik dan bisa jadi souvenir yang bermanfaat. Pasti masker batik ini akan digunakan lebih lama karena memiliki nilai bagi orang yang menerimanya. Mereka pun jadi bangga bermasker,” ungkap Rahmatullah saat menggelar PPKM Mikro Zonasi di wilayah Kelurahan Peterongan Semarang, Senin (15/02/2021).

Pelaksanaan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Zonasi lebih intens melakukan pengkondisian terhadap masyarakat di lingkungan Kelurahan dari RW hingga RT. Baik penekanan terhadap pelaksanaan protokol kesehataan, pemantauan kondisi kesehatan masyarakat, hingga tindakan bila terdapat kasus suspek Covid-19.

Pada kegiatan yang digelar di Kelurahan Peterongan, sosialisasi Protokol kesehatan terus dilakukan dengan sasaran para pedagang di pasar Peterongan. Para pedagang dan buruh pasar, khususnya wanita mendapat pembagian masker batik. Mereka cukup senang dan berebut mendapatkannya lebih dari satu.

Dugaan Danramil Semarang Selatan pun tepat, pasti masker tersebut akan dipakai dan selain mampu untuk menanggulangi tertularnya Covid-19, juga menjadi asesoris penampilan. Lurah Peterongan, Maria mengungkapkan pelaksanaan PKMM Mikro Zonasi di wilayahnya cukup berhasil meredam laju Covid-19. Hal ini menurutnya berawal dari kesadaran masyarakatnya menerapkan protokol kesehatan, terutama mengenakan masker, jaga jarak dan menerapkan pola hidup bersih dengan sesering mungkin mencuci tangan dengan sabun.

Pada pelaksanaan edukasi Protokol Kesehatan PPKM Mikro Zonasi di wilayah Semarang Selatan kemarin, Tim Posko PPKM yang meliputi aparat babinsa, Bhabin Kamtibmas dan Trantibum menerima bantuan 1.000 masker kain motif batik, gambar dan non medis disposal dari Perempuan Indonesia Raya (PIRA) Wilayah Jawa Tengah I, pimpinan Erni Damayanti. Erni Damayanti berharap bantuan masker bisa memotivasi warga untuk taat bermasker guna melindungi diri dari penyebaran Covid-19. (Cha)

BERITA REKOMENDASI