Efisiensi Anggaran THR ASN di Salatiga Capai Rp 500 Juta

Editor: KRjogja/Gus

SALATIGA, KRJogja.com – Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Salatiga Adhi Isnanto mengungkapkan dengan tidak dibayarkannya THR bagi pejabat eselon 2 dan pejabat negara walikota, wakil walikota serta anggota DPRD terjadi efisiensi anggaran Rp 500 juta.

“Anggaran THR 2020 ini mengalami pengurangan kurang lebih Rp 500 juta. sebab walikota dan wakil walikota serta anggota DPRD Salatiga 25 orang tidak mendapatkan THR,” ungkap Adhi Isnanto kepada KRjogja.com, Jumat (15/5).

Ia juga menegaskan bahwa tenaga honorer daerah dan tenaga harian lepas mendapatkan THR satu kali upah yang rata-rata besarnya berkisar UMK Salatiga. “THL dan tenaga honorer daerah mendapat satu kali sesuai upah per bulan,” katanya.

Koordinator Tenaga Honorer Daerah di Salatiga, Lukman Fahmi mengaku bersyukur bila Pemkot Salatiga dan pemerintah memperhatikan THR bagi tenaga honorer. “Jumlah honore daerah sebanyak 69 orang, di luar THL Mas,” ujarnya.

Sementara itu dari DPRD Salatiga diperoleh informasi tenaga harian lepas (THL) menurut Kabag Keuangan Setwan DPRD Salatiga, Marni para THL upahnya berkisar Rp 1,7 juta sampai Rp 2,035 juta. “THR bagi THL menunggu SK dulu,” katanya. (Sus)

BERITA REKOMENDASI